Edhy Yakin Lobster Bisa Dibudidayakan: Orang Indonesia Jago

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benih lobster yang akan diselundupkan di Jambi, 17 April 2019. Polisi berhasil mengagalkan upaya penyelundupan benis lobster senilai Rp 37 miliar. (Humas KKP)

    Benih lobster yang akan diselundupkan di Jambi, 17 April 2019. Polisi berhasil mengagalkan upaya penyelundupan benis lobster senilai Rp 37 miliar. (Humas KKP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengimbau para pelaku usaha memantapkan model budidayanya sambil menunggu mencari inovasi agar hasilnya semakin baik. Seperti halnya budidaya kepiting, udang, dan lobster.

    "Kita ini diajarkan untuk berpikir. sesuatu yg kalau diserahkan ke alam cepat habis, ya kita juga harus berinovasi," kata dia di kantor KKP, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

    Ia menjelaskan bahwa negara-negara lain selalu melakukan inovasi dalam sektor budidaya perikanan. Edhy pun mencontohkan ketika ikan kerapu yang sebelumnya tidak bisa dibudidaya, namun saat ini caranya telah berkembang.

    "Dulu siapa yg bilang ikan kerapu enggak bisa dibudidayakan? Semua ragu, tapi ternyata orang Indonesia jauh lebih jago," ujarnya.

    Edhy Prabowo juga mencontohkan seperti ikan Pacu asal Amazon, Brasil. "Di Indonesia sama pelaku usaha kita dibudidaya sendiri dan ternyata di sini populasinya cukup besar bahkan di negara asalnya (Brasil) pun sudah berkurang, mereka malah minta ke kita," ungkapnya.

    Sehingga Edhy menuturkan, untuk selalu optimistis dan berusaha mencari inovasi agar dapat mencapai kunci keberhasilan. "Enggak usah ngomong KKP aja, lihat di luar KKP banyak inisiatif, inilah yg harus kita kasih peluang," ucapnya.

    Sebelumnya, eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menentang dengan dilakukannya pengambilan benih lobster dari alam untuk dibudidaya apalagi diekspor. Ia hanya ingin, agar lobster berkembang biak di alam.

    "Budidaya akan menghabiskan plasma nutfah/ bibit lobster di alam. Dan satu saat pembesaran lobster itupun akan berhenti karena bibit telah habis. Ingat Lobster belum bisa berkawin dan mijah di penangkaran. Semua bibit lobster yg diambil sampai dengan hari ini adalah dari alam," tulis Susi pada akun Twitter pribadi miliknya, 24 Desember 2019.

    Dia mengacu pada negara-negara yang telah melarang peredaran bibit lobster untuk budidaya maupun diekspor. Negara-negara seperti Australia, India, dan Kuba bahkan mengatur ukuran minimal hingga maksimal pengambilan lobster. "Mrk tidak budidayakan bibit, tidak ekspor bibit. Apakah krn mrk lebih bodoh dr kita????," ujar Susi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara