Menhub Berharap 60 Persen Warga Jakarta Gunakan Angkutan Umum

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan life jacket kepada penumpang di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa, 24 Desember 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan life jacket kepada penumpang di Pelabuhan Kali Adem Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa, 24 Desember 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi berharap persentase pengguna angkutan umum di Jabodetabek bisa seperti di Jepang dan Singapura yang mencapai hingga 60 persen. Menurut dia, saat ini pengguna angkutan umum tercatat masih 32 persen dari 88 juta pergerakan penumpang pada 2018.

    "Kami memang masih melihat bahwa jumlah pengguna angkutan umum di Jakarta masih belum banyak, tercatat masih 32 persen. Sementara negara-negara maju seperti Singapura dan Jepang itu 50- 60 persen, tentu itu harapan kita menjadi satu tujuan," kata Budi Karya saat membuka Rakor Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ), Selasa, 4 Februari 2020.

    Menurutnya, konektivitas antara Jakarta dengan kota penyangga menjadi suatu hal penting. Dengan demikian, angkutan massal menjadi suatu keniscayaan dan pengembangannya pun mesti dipikirkan lebih jauh.

    Dia berpendapat hal terpenting dalam pengembangan angkutan massal tersebut adalah berupaya mengikutsertakan lebih banyak pihak swasta dalam pendanaan.

    "Kami sudah mencoba mengajak keterlibatan swasta di Sulawesi Selatan di mana Makassar, Pare-Pare sudah melibatkan swasta, ada suatu koordinasi dana swasta dan pemerintah. Banyak cara dan nanti ada pola-pola yang bisa dikembangkan di Jabodetabek," urainya.

    Dia meminta agar upaya pengembangan transportasi massal tersebut tidak hanya dipikirkan pemerintah pusat. Pemerintah daerah dimintanya berperan aktif untuk turut berpikir melibatkan pihak swasta.

    "Hendaknya kita memajukan program transportasi dari daerah-daerah dengan RITJ dengan apa yang sudah direncanakan supaya transportasi lebih lancar, lebih efektif, efisien, aman dan selamat nyaman terjangkau dan memberikan petunjuk dengan baik. Kita tidak boleh menyiakan waktu karena makin hari tantangan makin besar," kata Menhub.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara