Masker Langka di Pasaran, Kemenkes: Banyak Hoaks Virus Corona

Reporter

Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu mengatakan salah satu pemicu ludesnya masker di pasaran adalah maraknya berita bohong alias hoaks di masyarakat terkait dengan penyebaran Virus Corona.

"Karena sekarang virus hoaksnya lebih banyak, sekarang Anda kenapa memakai masker? Memangnya Virus Corona sudah ada di Indonesia?" ujar dia di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020. Lonjakan pembelian masker belakangan sempat diberitakan terjadi semenjak menyebarnya Virus Corona yang berpusat di Wuhan, Cina.

Wiendra tak memungkiri masker memang perlu digunakan oleh masyarakat yang sakit, misalnya batuk. Namun, ia justru lebih mendorong masyarakat yang sakit untuk beristirahat saja. Ketimbang bepergian dengan menggunakan masker. Meski, ia menyebut masker juga boleh digunakan untuk menghindari dari polusi.

Kendati demikian, Wiendra mengatakan masyarakat yang sehat sebenarnya tidak begitu memerlukan masker. "Yang membuat langka ya kita sendiri karena merasa itu kebutuhan dasar," tutur dia. "Padahal yang dasar adalah makanan dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, kalau sakit datang ke fasilitas kesehatan, kenapa takut dengan stok masker?"

Wiendra pun memastikan Kementerian Kesehatan memiliki cadangan masker untuk kondisi-kondisi khusus yang memerlukan, misalnya ketika ada kabut asap atau persoalan lain. "Jadi tidak bisa dipakai semua hari ini."

Sebelumnya dikabarkan bahwa di tengah mewabahnya virus corona, penjualan masker laris manis. Di Kota Batam misalnya, beberapa apotek mulai kehabisan pasokan karena diborong oleh orang Cina.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sampai mengingatkan agar kuota masker untuk kebutuhan di dalam negeri diprioritaskan agar jangan sampai seluruh masker terserap ke Cina di tengah merebaknya wabah Virus Corona.

Dia mengatakan bahwa negara-negara seperti Indonesia tentunya juga harus menyiapkan kuota untuk kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu. "Jangan sampai nanti semuanya diserap dan untuk kebutuhan di dalam negeri tidak kebagian," kata Airlangga di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

Menurut pedagang di Pasar Pramuka, Jakarta, penjualan masker mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa setelah wabah Virus Corona, sementara untuk masker jenis N95 telah langka di pasaran.

Sedangkan di Cina, negara yang dilanda wabah virus Corona, membutuhkan  50-60 juta masker per hari dalam rangka mencegah penularan lebih luas di tengah-tengah masyarakatnya.

CAESAR AKBAR | DEWI NURITA






Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

8 jam lalu

Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

PPATK mengkonfirmasi bahwa kabar soal rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencapai Rp 100 triliun tidak benar.


CekFakta #184 [Prebunking] Menyadari Bias Kognitif Agar Tak Asal Berpikir Cepat

15 jam lalu

CekFakta #184 [Prebunking] Menyadari Bias Kognitif Agar Tak Asal Berpikir Cepat

bias kognitif atau prasikap kognitif mempengaruhi cara seseorang memandang, berinteraksi, bertindak, dan berpikir memahami dunia.


Bandara Lombok Kembali Raih Penghargaan Bandara Sehat dari Kemenkes

3 hari lalu

Bandara Lombok Kembali Raih Penghargaan Bandara Sehat dari Kemenkes

Selain Bandara Lombok, ada lima bandara kelolaan PT Angkasa Pura I lain yang berhasil mendapat predikat Bandar Udara Sehat 2022.


DKI Mulai Layani Vaksinasi Booster Dosis Kedua Bagi Lansia Hari Ini

3 hari lalu

DKI Mulai Layani Vaksinasi Booster Dosis Kedua Bagi Lansia Hari Ini

Pemerintah DKI Jakarta memulai pelayanan vaksinasi booster dosis kedua atau suntikan keempat untuk kalangan lanjut usia alias lansia hari ini


Kemenkes Berikan Lampu Hijau Vaksin Booster Kedua Untuk Lansia

3 hari lalu

Kemenkes Berikan Lampu Hijau Vaksin Booster Kedua Untuk Lansia

Kemenkes memberikan lampu hijau untuk pemberian vaksin booster kedua kepada Lansia.


Kabar Gunung Gede Erupsi Setelah Gempa Sesar Cimandiri, BMKG: Hoaks

4 hari lalu

Kabar Gunung Gede Erupsi Setelah Gempa Sesar Cimandiri, BMKG: Hoaks

BMKG menyebut kabar ada kilatan api yang merupakan erupsi di Gunung Gede pasca- gempa Cianjur adalah hoaks.


Gempa Cianjur, Kemenkes Beri Bantuan Tenaga dan Logistik Kesehatan

4 hari lalu

Gempa Cianjur, Kemenkes Beri Bantuan Tenaga dan Logistik Kesehatan

Kementerian kesehatan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan tenaga dan logistik kesehatan ke korban Gempa Cianjur.


CekFakta #183 Ketidaklogisan, Amunisi agar Hoaks Tampak Meyakinkan

4 hari lalu

CekFakta #183 Ketidaklogisan, Amunisi agar Hoaks Tampak Meyakinkan

Hoaks biasa dilengkapi dengan inkoherensi atau ketidaklogisan untuk menjebak pemikiran.


Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Pori Panggil Kepala BPOM

5 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Pori Panggil Kepala BPOM

Bareskrim memanggil Kepala BPOM Penny Lukito untuk diambil keterangan sebagai saksi dalam kasus gagal ginjal akut.


Covid-19 di China Naik Lagi, Beijing Kembali Tutup Sekolah

5 hari lalu

Covid-19 di China Naik Lagi, Beijing Kembali Tutup Sekolah

Beijing kembali menutup sekolah setelah kasus Covid-19 kembali melonjak. China mencatat dua kematian pertama sejak Mei.