Luhut Sebut Jepang Siap Realisasikan Investasi di Natuna

Reporter

Editor

Rahma Tri

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan diapit oleh Duta Besar China Terpilih untuk Indonesia, Xiao Qian, dan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djayadi di Main Hall BEI, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan investasi Jepang pada bidang perikanan dan pariwisata di Natuna, Kepulauan Riau akan segera direalisasikan. Ia mengatakan semua rencana telah terstruktur dengan baik.

"Tahun ini, udah ada time table nya kita bisa mulai produksi sampai segala macam 2021 akhir," kata Luhut di kantor Kementerian Maritim dan Investasi, Senin petang, 3 Februari 2020.

Luhut menyampaikan hal tersebut setelah bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii. Menurut Luhut, kedatangan perwakilan Negara Matahari Terbit itu guna membahas rencana kerja sama dan investasi di Indonesia. "Dia (Jepang) ingin masuk lebih banyak di Indonesia, seperti hydropower. Mereka juga ingin masuk, juga Investasi pariwisata di Natuna, dan ikan," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan kenegaraan Menteri Luar Negeri Jepang Motegi Toshimitsu pada Jumat, 10 Januari 2020. Dalam pertemuan itu, keduanya menyinggung soal kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Jepang.

"Yang mulia, Jepang adalah salah satu mitra utama Indonesia. Saya tahu, setelah ini yang mulia akan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia membahas kerja sama bilateral secara lebih detail," kata Jokowi saat membuka percakapan di Istana Negara, Jakarta.

Menurut Jokowi, ada beberapa kerja sama antara dua negara ini yang menjadi prioritas. Salah satunya, kata dia, pemerintah Indonesia ingin mengajak Jepang berinvestasi lagi di Natuna, Kepulauan Riau.

Jokowi meyakini Motegi akan memberi perhatian lebih dengan tawaran kerja sama dari Indonesia. Pasalnya sebelum menjadi Menteri Luar Negeri, Motegi menjabat Menteri Ekonomi Jepang. "Sebagai menteri luar negeri dengan latar belakang ekonomi, pasti Yang Mulia akan memberikan banyak perhatian pada diplomasi ekonomi," ucap Jokowi.

EKO WAHYUDI l AHMAD FAIZ






YLKI Sebut Larangan Penjualan Rokok Ketengan Bakal Mengikis Dua Hal Ini

3 jam lalu

YLKI Sebut Larangan Penjualan Rokok Ketengan Bakal Mengikis Dua Hal Ini

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menyebut kebijakan larangan penjualan rokok ketengan akan mengikis dua hal.


Sebut Aturan Sawit Tiru Batu Bara, Faisal Basri: Luar Biasa Dahsyatnya Kerusakan

5 jam lalu

Sebut Aturan Sawit Tiru Batu Bara, Faisal Basri: Luar Biasa Dahsyatnya Kerusakan

Ekonom senior Universitas Indonesia Faisal Basri menyinggung kebijakan DMO sawit dan domestic price obligation (DPO).


Top 3 Metro: Kontra-Memori Kasasi Jokowi di Gugatan Polusi Jakarta & Demokrat DKI Kukuh Anies Baswedan Berwapres AHY

9 jam lalu

Top 3 Metro: Kontra-Memori Kasasi Jokowi di Gugatan Polusi Jakarta & Demokrat DKI Kukuh Anies Baswedan Berwapres AHY

Top 3 Metro: Kontra-Memori Kasasi Jokowi dari Gugatan Atas Polusi Udara Jakarta & Demokrat DKI Berkukuh AHY Cawapres Anies Baswedan.


Rencana Mobil Esemka Dipamerkan di IIMS 2023, Pernah Jadi Mobil Dinas Jokowi

9 jam lalu

Rencana Mobil Esemka Dipamerkan di IIMS 2023, Pernah Jadi Mobil Dinas Jokowi

Mobil Esemka akan turut di pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2023. Begini kilas balik mobil yang digagas Jokowi.


Top Nasional: NasDem Bilang Piagam Deklarasi Koalisi Perubahan Sudah Tuntas, Surya Paloh Kembali Bertemu Luhut

11 jam lalu

Top Nasional: NasDem Bilang Piagam Deklarasi Koalisi Perubahan Sudah Tuntas, Surya Paloh Kembali Bertemu Luhut

Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto mengatakan piagam deklarasi Koalisi Perubahan sudah tuntas dibahas oleh tim kecil dari ketiga partai


Gugatan Warga Atas Polusi Udara Jakarta, Tim Advokasi Serahkan Kontra Memori Kasasi Jokowi

17 jam lalu

Gugatan Warga Atas Polusi Udara Jakarta, Tim Advokasi Serahkan Kontra Memori Kasasi Jokowi

Tim advokasi menilai kasasi Presiden Jokowi menunjukkan arogansi pemerintah yang engan memenuhi udara bersih bagi warganya.


Usai Bertemu di London, Surya Paloh Kembali Bertemu Luhut di Jakarta

21 jam lalu

Usai Bertemu di London, Surya Paloh Kembali Bertemu Luhut di Jakarta

Politikus NasDem Sugeng Suparwoto mengatakan Surya Paloh diundang Luhut untuk makan siang bersama.


Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

21 jam lalu

Ganjar Pranowo, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, hingga Jokowi Bersaing dalam Musra

Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto bersaing ketat dalam 16 Musra yang telah digelar. Keduanya disebut sama-sama menang di 4 provinsi.


PSI Apresiasi Postur APBN 2023, Dinilai Dukung Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

23 jam lalu

PSI Apresiasi Postur APBN 2023, Dinilai Dukung Peningkatan Kualitas SDM Indonesia

PSI mengapresiasi postur APBN 2023 karena dinilai mendukung peningkatan kualitas SDM Indonesia


Yakin Kereta Cepat Segera Beroperasi, Stafsus Erick Thohir: Sudah Ada Komitmen Jokowi dan Xi Jinping

1 hari lalu

Yakin Kereta Cepat Segera Beroperasi, Stafsus Erick Thohir: Sudah Ada Komitmen Jokowi dan Xi Jinping

Staf Khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga, mengatakan masalah pembengkakan biaya atau cost overrun tidak akan mengganggu target operasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).