Virus Corona Pukul Pariwisata, Sri Mulyani Andalkan Konstruksi

Reporter

Editor

Rahma Tri

Menkeu Sri Mulyani memberikan keterangan pers terkait laporan APBN 2019 di Jakarta, Selasa 7 Januari 2020. Menkeu menyatakan realisasi APBN 2019 masih terarah dan terkendali meskipun terjadi defisit sebesar Rp353 triliun atau sebesar 2,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Pengumuman Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yang menetapkan masa darurat global akibat penyebaran virus corona membuat banyak negara kelimpungan, termasuk Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai situasi tersebut juga akan berdampak bagi pariwisata di Indonesia karena pemerintah sendiri telah menutup sementara akses penerbangan dari dan menuju Cina mulai Rabu, 5 Februari 2020.

"Jadi mungkin akan terus kita tingkatkan konstruksi," kata dia usai memberikan kuliah umum di UI Salemba, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

Sri Mulyani berharap, setelah sektor pariwisata dihantam virus corona, selanjutnya konstruksi dan properti akan memberikan sokongan bagi sektor perekonomian Indonesia. Kedua industri itu diharapkan dapat menggantikan kontribusi pariwisata yang terganggu akibat turis Cina tak bisa lagi bertandang ke Indonesia. 

"Kan kita sudah keluarkan cukup banyak policy untuk meningkatkan dan stimulate sektor-sektor  properti dan konstruksi. Kita harapkan akan ada hasilnya di 2020," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa keseimbangan struktur ekonomi harus terus dijaga karena setiap sektor saling berhubungan. Seperti halnya manufaktur terhubungan dengan ekspor dan substitusi impor. Namun ia optimis walaupun adanya penyebaran virus corona di Cina, perdagangan dan pertanian dalam negeri akan tetap terjaga.

Selain sektor konstruksi, Sri Mulyani menyebut setidaknya masih ada tiga sektor yang mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah merebaknya virus corona. Sektor-sektor itulah yang harus segera ditingkatkan dan dijaga.

"Pertanian, perikanan, pertambangan dalam hal ini adalah tiga hal yang biasanya sangat mempengaruhi pulau2 di luar Jawa. Itu mungkin harus kita tingkatkan," kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. 

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto memprediksi virus corona yang mewabah di Cina akhirnya akan memukul sektor pariwisata Tanah Air. Sebab, kontribusi turis Cina ke Indonesia itu mencapai sekitar 12 persen pada 2019.

"Kalau kita lihat ada larangan kunjungan dari Pemerintah Cina untuk bepergian ke negara lain dan ada juga larangan dari Indonesia, pasti nanti akan berdampak. Kalau ada larangan, pasti berpengaruh," kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin 3 Februari 2020.

Menurut Suhariyanto, data BPS pada 2019 menunjukkan, jumlah kedatangan turis Cina ke Indonesia mencapai 2 juta kunjungan. Angka ini pun sebenarnya sudah turun tipis dari 2,1 juta kunjungan pada 2018.

EKO WAHYUDI l ANTARA






Mengenali Sistem Konstruksi Ferrocement untuk Bangunan Rumah

1 jam lalu

Mengenali Sistem Konstruksi Ferrocement untuk Bangunan Rumah

Sistem konstruksi ferrocement sejenis beton bertulang yang berukuran tipis.


Program Suntik Mati PLTU Batu Bara, Ini Rencana Sri Mulyani untuk PLN dan Produsen Listrik Swasta

22 jam lalu

Program Suntik Mati PLTU Batu Bara, Ini Rencana Sri Mulyani untuk PLN dan Produsen Listrik Swasta

Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa PT PLN (Persero) wajib melaksanakan komitmen transisi menuju energi hijau.


Jokowi Ajak Investor ke IKN Tahun Depan untuk Tawarkan Proyek

22 jam lalu

Jokowi Ajak Investor ke IKN Tahun Depan untuk Tawarkan Proyek

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan pihaknya pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) dikebut.


Usul Dana Pembangunan IKN 2023 Rp 12,7 T, Menteri PUPR Surati Sri Mulyani

22 jam lalu

Usul Dana Pembangunan IKN 2023 Rp 12,7 T, Menteri PUPR Surati Sri Mulyani

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengirim surat ke Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati perihal usulan kebutuhan anggaran percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)


Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

1 hari lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.


Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Bank sentral Cina Terbitkan Kebijakan untuk Dukung Sektor Properti

3 hari lalu

Bank sentral Cina Terbitkan Kebijakan untuk Dukung Sektor Properti

Bank sentral Cina berharap bisa meningkatkan sentimen pasar terhadap sektor properti yang terlilit utang dan berpindah dari krisis ke krisis.


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

3 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

4 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

4 hari lalu

APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

Sri Mulyani menuturkan defisit APBN akan terjadi sampai akhir tahun, namun angkanya membaik dan masih sesuai dengan target dalam Perpres.