Virus Corona Pukul Cina, Sri Mulyani: Kuartal I Sangat Sulit

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam acara Bank Dunia di Energy Building, SCBD, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, wabah Virus Corona di Cina maka memberikan pukulan tersendiri bagi berbagai sektor di negara tersebut. Namun ia menuturkan pada kuartal satu tahun 2020, situasi yang terjadi pada Negeri Tirai Bambu itu juga akan berdampak langsung bagi perekonomian seluruh negara di dunia.

"Tapi rasanya Q1 akan sangat sulit, dan nanti akan pengaruhnya kepada seluruh dunia termasuk Indonesia termasuk jalur tourism, harga komoditas dan ekspor, dan secara umum terganggu," kata Sri Mulyani usai memberikan kuliah umum di UI Salemba, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.

Ia menjelaskan, bahwa perekonomian di Cina akan sangat terpukul dengan adanya Virus Corona karena banyak akses yang ditutup oleh negara lain, sehingga ekspornya akan turun. "Dari sisi domestik konsumsinya juga akan turun cukup panjang," ujarnya.

Meski begitu, Sri Mulyani yakin bagi pemerintah Cina tidak akan diam dengan kondisi perekonomiannya terganggu karena wabah virus Corona. Sehingga ia memperkirakan, Negeri Tirai Bambu akan menyiapkan  kebijakan untuk memperbaiki perekonomiannya dalam pelemahan. "Ini masa untuk penanganan dari Corona di kota-kota, dan provinsi masing-masing di sana (Cina)."

Sebelumnya, Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai pasar dunia sempat pulih di tengah pekan setelah WHO mengumumkan darurat kesehatan global akibat virus korona. WHO tidak merekomendasikan pembatasan perjalanan ke Cina dan menyampaikan Cina memiliki situasi yang terkendali.

Di belahan dunia lain langkah penanganan sudah dilakukan di Amerika Serikat (AS) di mana Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah memerintahkan karantina semua orang yang dipulangkan dari Cina ke sebuah pangkalan udara di California.

Menurutnya pelemahan bursa Wall Street sedikit tertahan juga karena Direktur CDC Robert Redfield menyatakan dampak risiko virus corona terhadap AS tergolong rendah. Redfield perkirakan dampak Virus Corona akan lebih besar dibanding wabah SARS sebelumnya yang menewaskan 800 orang di 2002 sampai 2003.

Waktu itu, menurut Redfield, penanggulangan wabah SARS membutuhkan dana kurang lebih US$ 33 miliar. "Situasi saat ini berbeda karena China punya perekonomian yang sangat besar, maka kemungkinan butuh dana yang lebih besar dan akan mengganggu ekonomi dunia," katanya, Sabtu, 1 Februari 2020.

Sementara itu hingga Senin, 3 Februari 2020 jumlah korban tewas akibat wabah mematikan Virus Corona telah mencapai 361 orang di Cina, dan kasus terbanyak terjadi di Provinsi Hubei.

BISNIS






5 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

1 hari lalu

5 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?

Amerika Serikat, Rusia, dan Cina konsisten menduduki tiga besar negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia. Indonesia di peringkat berapa?


Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

1 hari lalu

Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

Xiaomi menjual 40,5 juta unit smartphone pada Q3 2022, dan meskipun mempertahankan posisi ke-3 di dunia, namun ...


Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

1 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

1 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


Sedan Listrik Chevrolet FNR-XE Muncul di Cina, Mirip Tesla Model 3

2 hari lalu

Sedan Listrik Chevrolet FNR-XE Muncul di Cina, Mirip Tesla Model 3

Sedan listrik Chevrolet FNR-XE Concept adalah kendaraan konsep pertama Chevrolet yang berbasiskan teknologi propulsi Ultium Battery dan Ultium Drive.


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

2 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

2 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

Kota-kota di Cina semakin banyak yang memberlakukan lockdown lokal menyusul naiknya kasus harian positif Covid-19 yang sampai lebih dari 30 ribu kasus


APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

2 hari lalu

APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

Sri Mulyani menuturkan defisit APBN akan terjadi sampai akhir tahun, namun angkanya membaik dan masih sesuai dengan target dalam Perpres.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 24 November 2022, dimulai dari Sri Mulyani mempertimbangkan pemberian bantuan PHK.


PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

2 hari lalu

PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

Sri Mulyani menyatakan bahwa data penerimaan pajak penghasilan atau PPh Pasal 21 mencatatkan pertumbuhan yang tinggi.