Menkominfo: Penyebar Hoaks Virus Corona Bisa Dipenjara 6 Tahun

Kejaksaan Agung ST Burhanuddin (kiri), Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (kanan) duduk bersama di kediamanan Menkominfo dalam perayaan natal 2019 di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengingatkan warganet agar tidak menyebar hoaks. Belakangan, ia menuturkan kementeriannya menemukan setidaknya 54 informasi hoaks soal Virus Corona yang tersebar melalui media sosial dan platform pesan instan hingga Senin, 3 Februari 2020.

"Jika terjadi pelanggaran ketentuan UU ITE, penyebar berita hoaks dapat dikenakan sanksi," tutur Johnny dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Februari 2020. Berdasarkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik, dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Johnny menuturkan Tim AIS Kementerian Kominfo menemukan ada 54 informasi hoaks soal Virus Corona dengan isi beragam, antara lain mulai dari soal sumber penyebaran, ada kabar pasien di rumah sakit beberapa daerah terkena Virus Corona, hingga soal pencegahan dan penyembuhannya. Selama dua pekan terakhir, tutur dia, sebaran konten hoaks dan disinformasi mengenai penyebaran Virus Corona di Indonesia memang terpantau meningkat.

Karena itu, Johnny mengatakan Kementerian Kominfo proaktif melakukan pemblokiran konten dan mendorong aparat penegak hukum melakukan penindakan atas pelaku penyebaran hoaks terkait Virus Corona. Menurut dia, hasil monitoring lalu lintas percakapan media sosial berkaitan dengan Virus Corona juga cenderung meningkat. “Tiga hari yang lalu kami pantau ada 36, hari ini sudah hampir dua kali lipat konten hoaks dan disinformasi yang disebarkan,” tutur politikus Partai Nasdem ini.

Lebih lanjut, Menteri Kominfo menegaskan, pihaknya telah melakukan pemblokiran konten hoaks dan disinformasi tersebut dan akan melakukan penindakan melalui aparat penegak hukum. “Kami tak segan lakukan blokir dan mendorong penegak hukum mengambil langkah tegas,” tutur dia.






Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

3 jam lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

3 hari lalu

China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

China mulai melonggarkan aturan soal Corona, namun kebijakan zero-Covid belum akan diambil.


Pesan Rizieq Shihab di Acara Reuni 212: Umat Islam Haram Menyebarkan Hoaks

6 hari lalu

Pesan Rizieq Shihab di Acara Reuni 212: Umat Islam Haram Menyebarkan Hoaks

Sempat ragu, Rizieq Shihab akhirnya hadir pada acara Reuni 212 di Masjid At-Tin. Ia meminta Umat Islam melawan hoaks dengan menyampaikan kebenaran.


Indonesia Fact Checking Summit 2022 Perkuat Kolaborasi untuk Tangkal Hoaks Jelang Pemilu 2024

7 hari lalu

Indonesia Fact Checking Summit 2022 Perkuat Kolaborasi untuk Tangkal Hoaks Jelang Pemilu 2024

Mafindo bersama AMSI, dan AJI berkomitmen untuk berkolaborasi melawan hoaks jelang Pemilu 2024.


Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

12 hari lalu

Saldo di Rekening Brigadir J Disebut-sebut Mencapai Rp 100 Triliun, PPATK: Itu Hoaks

PPATK mengkonfirmasi bahwa kabar soal rekening Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mencapai Rp 100 triliun tidak benar.


CekFakta #184 [Prebunking] Menyadari Bias Kognitif Agar Tak Asal Berpikir Cepat

12 hari lalu

CekFakta #184 [Prebunking] Menyadari Bias Kognitif Agar Tak Asal Berpikir Cepat

bias kognitif atau prasikap kognitif mempengaruhi cara seseorang memandang, berinteraksi, bertindak, dan berpikir memahami dunia.


Kabar Gunung Gede Erupsi Setelah Gempa Sesar Cimandiri, BMKG: Hoaks

15 hari lalu

Kabar Gunung Gede Erupsi Setelah Gempa Sesar Cimandiri, BMKG: Hoaks

BMKG menyebut kabar ada kilatan api yang merupakan erupsi di Gunung Gede pasca- gempa Cianjur adalah hoaks.


CekFakta #183 Ketidaklogisan, Amunisi agar Hoaks Tampak Meyakinkan

16 hari lalu

CekFakta #183 Ketidaklogisan, Amunisi agar Hoaks Tampak Meyakinkan

Hoaks biasa dilengkapi dengan inkoherensi atau ketidaklogisan untuk menjebak pemikiran.


Covid-19 di China Naik Lagi, Beijing Kembali Tutup Sekolah

16 hari lalu

Covid-19 di China Naik Lagi, Beijing Kembali Tutup Sekolah

Beijing kembali menutup sekolah setelah kasus Covid-19 kembali melonjak. China mencatat dua kematian pertama sejak Mei.


DKI Jakarta Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, 7 RT Masuk Zona Merah

22 hari lalu

DKI Jakarta Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi, 7 RT Masuk Zona Merah

Dengan peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta, jumlah RT zona rawan Covid-19 selama sepekan mengalami kenaikan.