Lahan Belum Tersedia, Proyek Tol Indralaya-Prabumulih Molor

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai seksi 1 pada Rabu, 6 Maret 2019. Jalan tol Medan-Binjai seksi 2 dan 3 sebelumnya sudah dioperasikan pada arus mudik Lebaran 2017. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta -  Pembangunan jalan Tol Trans-Sumatera ruas Indralaya-Prabumulih, Sumatera Selatan, dipastikan molor. Jalan tol sepanjang 65 km itu hingga kini belum dibangun karena lahan belum tersedia.

Manajer Proyek PT Hutama Karya Hasan Turcahyo, mengatakan semula pekerjaan fisik proyek ini ditargetkan mulai pada awal 2020. Tetapi hingga kini pembebasan lahan belum berjalan sesuai rencana meski pencanangan proyek sudah dilakukan pada 9 April 2019 silam

“Pada prinsipnya, Hutama Karya sudah siap, mulai dari kesiapan dana kontraktor yang sudah tersedia sejak Agustus hingga peralatannya,” kata dia di Palembang, Ahad 2 Februari 2020.

Hasan mengatakan, pada 27 Desember 2019 telah dilakukan rapat dengan instansi terkait untuk mempercepat proyek ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) ini di Griya Agung, Palembang.

Dalam kesempatan itu, diungkapkan bahwa pembebasan lahan terkendala persoalan teknis, yakni ketika dilakukan pengukuran di lokasi ternyata banyak pihak yang mengaku sebagai pemilik. Lahan itu ada yang dimiliki warga, perusahaan perkebunan sawit swasta hingga perkebunan tebu milik BUMN.

Terlepas dari persoalan tersebut, Hutama Karya sangat menyayangkan kondisi ini mengingat sejak pencanangan pada tujuh bulan lalu dilakukan proses lanjutan yang relatif cepat. Penetapan lokasi pembangunan jalan tol sudah dilakukan pada 10 Juli 2019 dan pendelegasian tugas ke Kantor Pertanahan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Ogan Ilir pada 6 Agustus 2019.

“Kini, kami menunggu pembebasan lahan lanjutan yang sudah dilakukan sejak Oktober 2019. Dananya sudah tersedia di Kementerian PUPR, tinggal lagi proses di BPN,” kata Hasan.

Hutama Karya sendiri rencananya bakal menggarap ruas Tol Indralaya-Prabumulih sepanjang 65 kilometer. Selanjutnya, untuk ruas Prabumulih-Muara Enim bakal dikerjakan oleh Waskita Karya sehingga total panjang ruas Tol Indralaya-Muaraenim mencapai 119 km. “Jika berjalan sesuai rencana maka penlok untuk KM 10 hingga KM 65 diperkirakan dapat dilakukan pada Juni 2020,” Hasan menambahkan.

Adapun pembangunan jalan Tol Indralaya-Muaraenim diperkirakan menelan dana sekitar Rp24,10 tirliun yang berasal dari ekuitas perusahaan senilai Rp16,87 triliun atau 70 persen dari total investasi dan sisanya Rp7,20 triliun dari pinjaman. Pelaksanaan konstruksi ditargetkan rampung pada 2022.

Ruas Indralaya-Muaraenim nantinya tersambung hingga Muaraenim-Bengkulu sehingga Tol Trans Sumatera akan menyambungkan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu. Di provinsi tersebut, pengerjaan sudah dimulai ke arah Lubuk Linggau, tepatnya di STA 0 sampai 17,85 di wilayah Taba Penanjung.

ANTARA






Tips Hindari Pencurian di Rest Area Jalan Tol

3 jam lalu

Tips Hindari Pencurian di Rest Area Jalan Tol

Pelaku pencurian yang dicokok polisi mengungkapkan alasan komplotannya menyasar rest area jalan tol.


Rest Area di Jateng Hingga Jabar Disatroni Komplotan Pencuri, Begini Modusnya

4 jam lalu

Rest Area di Jateng Hingga Jabar Disatroni Komplotan Pencuri, Begini Modusnya

Komplotan pencuri spesialis rest area jalan tol itu beraksi sekitar pukul 04.30 WIB ketika pengguna mobil sedang beristirahat.


Begini Jika Pengemudi Mobil Alphard Mengantuk di Jalan Tol

2 hari lalu

Begini Jika Pengemudi Mobil Alphard Mengantuk di Jalan Tol

Mobil Alphard yang dikemudikan Jefri Fajar Rifai, 42 tahun, melaju dengan kecepatan tinggi. Tiga penumpang tewas.


Tips Mengemudi Mobil di Jalan Tol Termasuk Saat Aquaplaning

6 hari lalu

Tips Mengemudi Mobil di Jalan Tol Termasuk Saat Aquaplaning

Apabila telanjur mengalami selip karena aquaplaning di jalan tol, usahakan pengemudi mobil melakukan counter steer dengan mengarahkan ke depan.


Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Akan Dibuka Sampai Bulan Ini

9 hari lalu

Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Akan Dibuka Sampai Bulan Ini

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengatakan, jalan tol Cisumdawu seksi 2 dan 3 akan dibuka November ini.


Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Terhambat, DKI Koordinasi Menteri Agraria dan Kejaksaan

10 hari lalu

Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Terhambat, DKI Koordinasi Menteri Agraria dan Kejaksaan

DKI memastikan tidak ada sengketa yang menhambat pembebasan lahan di empat kelurahan yang menjadi prioritas normalisasi Ciliwung tahun depan.


Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Tersendat karena Status Tanah

11 hari lalu

Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung Tersendat karena Status Tanah

Tahun lalu pemerintah DKI telah mulai pembebasan lahan normalisasi Ciliwung di sejumlah titik Kelurahan Cawang dan Rawajati, namun masih parsial.


Wali Kota Bogor Minta Pembangunan Jalan R3 di Parung Banteng Selesai Desember

11 hari lalu

Wali Kota Bogor Minta Pembangunan Jalan R3 di Parung Banteng Selesai Desember

Pembangunan jalan R3 ini akan menghubungkan wilayah Kecamatan Bogor Utara dan Bogor Timur bahkan hingga kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR).


Pemprov DKI Mulai Bongkar Hunian Warga untuk Normalisasi Kali Ciliwung

11 hari lalu

Pemprov DKI Mulai Bongkar Hunian Warga untuk Normalisasi Kali Ciliwung

Normalisasi Ciliwung mandek sejak era mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan karena terhalang pembebasan lahan.


Anggaran Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung 2023 Disepakati Naik Jadi Rp 469,29 Miliar

11 hari lalu

Anggaran Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung 2023 Disepakati Naik Jadi Rp 469,29 Miliar

Dinas Sumber Daya Air DKI sudah bisa mengeksekusi pembebasan lahan normalisasi Ciliwung di tiga kelurahan.