Said Aqil Siradj Sebut Kasus Jiwasraya - Asabri Kezaliman Ekonomi

Perwakilan tokoh agama saat memanjatkan doa pada acara pengukuhan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan di Gedung GBI Salemba, Jakarta, Sabtu, 11 Januari 2020. Acara pengukuhan tersebut diikuti oleh 20 ormas keagamaan di seluruh Indonesia, dengan Ketua Umum yakni KH Said Aqil Siradj dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Luthfi Atamimi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj,mengatakan pengelolaan industri asuransi di Indonesia buruk terkait terungkapnya kasus gagal bayar perusahaan asuransi Jiwasraya dan Asabri.

Keduanya merupakan perusahaan pelat merah, yang mengelola dana publik. Menurut Said, pengelolaan uang rakyat secara serampangan ini bentuk kezaliman ekonomi.

"Kesalahan penempatan investasi hingga rekayasa saham overprice merupakan satu di antara sekian kezaliman ekonomi yang tidak boleh terjadi," kata Said dalam pidatonya di acara peringatan Harlah NU ke-94 di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Jumat, 31 Januari 2020.

Said berharap sederet kasus gagal bayar perusahaan asuransi yang terkuak ini tidak sampai mengarah pada ketidakpercayaan masyarakat pada industri asuransi.

Selain itu, Said meminta pengelolaan sumber alam dan anggaran negara harus berpihak pada masyarakat miskin atau mustadh'afin. Dia mengkritik pengelolaan sektor-sektor ekonomi strategis yang kini justru dikuasai segelintir konglomerat.

Said mencontohkan data Otoritas Jasa Keuangan menyebutkan 33,5 persen aset perbankan di Indonesia masih dikuasai asing. Masyarakat kecil, kata dia, masih sulit untuk mengakses bantuan perbankan.

"Kenyataan yang sering dijumpai, akses perbankan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah tidak mudah, berbeda dengan pelaku usaha besar (konglomerat)," kata Said Aqil Siradj.

AHMAD FAIZ






Kejaksaan Kembali Sita 16,4 Hektar Aset Benny Tjokrosaputro dalam Perkara Jiwasraya

9 hari lalu

Kejaksaan Kembali Sita 16,4 Hektar Aset Benny Tjokrosaputro dalam Perkara Jiwasraya

Kejaksaan Agung kembali menyita 16,4 aset Benny Tjokrosaputro dalam kasus korupsi Jiwasraya.


Pencemaran Nama Baik Ketum PBNU, Polisi akan Panggil GP Ansor dan Faizal Assegaf

15 hari lalu

Pencemaran Nama Baik Ketum PBNU, Polisi akan Panggil GP Ansor dan Faizal Assegaf

Faizal Assegaf menuding Ketum PBNU Yahya Staquf rasis dan membenci habib karena pernah menyebut mereka sebagai pengungsi


Selain ke Polda Metro Jaya, Faizal Assegaf Juga Dilaporkan ke Polda DIY

17 hari lalu

Selain ke Polda Metro Jaya, Faizal Assegaf Juga Dilaporkan ke Polda DIY

Faizal Assegaf juga dilaporkan ke Polda DIY soal cuitannya yang menyinggung Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.


GP Ansor Bela Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Faizal Assegaf: Saya Tidak Takut

17 hari lalu

GP Ansor Bela Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Faizal Assegaf: Saya Tidak Takut

Polda Metro Jaya saat ini masih mempelajari laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan GP Ansor DKI Jakarta terhadap Faizal Assegaf.


Forum Agama G20 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ketua PBNU: Hidup Rukun

19 hari lalu

Forum Agama G20 di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ketua PBNU: Hidup Rukun

Forum Agama G20 atau Forum R20 kembali diadakan di Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Jumat hingga Ahad 4-6 November 2022.


Forum R20 Bali Bahas Persekusi oleh Pemeluk Agama Mayoritas

20 hari lalu

Forum R20 Bali Bahas Persekusi oleh Pemeluk Agama Mayoritas

Forum R20 Bali menyepakati bahwa istilah minoritas juga mesti dipandang dalam perspektif penderitaan atas diskriminasi dan persekusi.


Tanggapi Pernyataan Ade Armando, Ini Pernyataan PBNU

21 hari lalu

Tanggapi Pernyataan Ade Armando, Ini Pernyataan PBNU

PBNU mengecam pernyataan Ade Armando yang dinilai sebagai bentuk politik identitas.


Kejagung Kembali Sita Aset Tanah Benny Tjokrosaputro dalam Perkara Korupsi Jiwasraya

23 hari lalu

Kejagung Kembali Sita Aset Tanah Benny Tjokrosaputro dalam Perkara Korupsi Jiwasraya

Benny Tjokrosaputro merupakan terpidana dalam kasus korupsi pengelolaan keuangan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya periode 2008-2018.


3 Fakta Paham Wahabi: Berkembang di Arab Saudi Ditolak oleh Lembaga Dakwah NU

24 hari lalu

3 Fakta Paham Wahabi: Berkembang di Arab Saudi Ditolak oleh Lembaga Dakwah NU

Meskipun lahir dan berkembang di Arab Saudi sejak abad ke-18, Putra Mahkota Mohammed bin Salman tegaskan Wahabi bukan satu-satunya ideologi di Arab Saudi.


PBNU Tak Setuju Sikap LDNU Minta agar Wahabi Dilarang, MUI: Patut Kita Apresiasi

25 hari lalu

PBNU Tak Setuju Sikap LDNU Minta agar Wahabi Dilarang, MUI: Patut Kita Apresiasi

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas mengapresiasi sikap PBNU yang tidak menyetujui permintaan agar Wahabi dilarang di Indonesia