Akan Dipanggil DPR Kasus Jiwasraya, Apa Kata Dato Sri Tahir?

Reporter

Founder Mayapada Group, Dato Sri Tahir saat menjadi narasumber dalam acara The Founders bertajuk "How To Be A Good Entrepreneur" di Gedung TEMPO, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Dato Sri Tahir disebut-sebut ada kaitan dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) karena unsur kedekatan dengan tersangka Benny Tjokrosaputro. Bahkan, taipan pemilik Mayapada Group itu akan dipanggil oleh Panitia Kerja Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Sempat beredar rumors bahwa ada penempatan dana Benny Tjokro di Mayapada Group. Namun Tahir membantah informasi tersebut.

“Tidak ada dana apapun yang ditempatkan di Mayapada. Alamatnya Jiwasraya di mana saja saya enggak tahu,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat, 31 Januari 2020.

Dia mengaku mengenal sosok Benny Tjokro. Bahkan, tersangka kasus korupsi Jiwasraya tersebut adalah nasabah di PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Namun, dia membantah menampung dana dari Jiwasraya.

Tahir mengenal Benny Tjokro karena berteman dengan orang tuanya. Akan tetapi, dia tidak dekat dengan Benny karena beda generasi. “Saya sama dia (Benny) beda generasi. Dia anak muda, saya sudah tua," tegasnya.

Saat ditanya mengenai pemanggilan Panja Komisi VI DPR RI terkait dengan kasus Jiwasraya, Tahir mengaku tidak tahu. Dia pun kembali menekankan tidak ada kaitan dengan perusahaan asuransi pelat merah. “Saya tidak tahu pak.”

Anggota Panja Komisi VI DPR Andre Rosiade sebelumnya menyampaikan bahwa ada wacana untuk memanggil Dato Sri Tahir dalam kasus Jiwasraya. Hal itu, sambungnya, masih akan dibahas di internal Panja sebelum dikeluarkan surat pemanggilan untuk mendalami kasus PT Jiwasraya.

“Ini baru wacana dari teman-teman di Panja. Bahwa teman-teman berencana akan mengusulkan untuk menghadirkan Dato Tahir karena kita baca di media sosial dia dikaitkan dengan tersangka Benny Tjokro,” ujar Andre, Jumat, 31 Januari 2020.

Andre mengatakan alasan wacana pemanggilan tersebut adalah untuk mendapatkan informasi yang utuh sekaligus klarifikasi terkait kasus tersebut.

Dia menambahkan, Panja Komisi VI DPR akan segera mengadakan rapat internal terkait dengan rencana pemanggilan Dato Sri Tahir. Rapat akan dilakukan pada Senin atau Selasa pekan depan. Setelah rapat maka akan disesuaikan jadwal anggota Panja dengan pemanggilan Tahir.

Dato Sri Tahir adalah taipan kelahiran Surabaya yang masuk dalam 10 besar daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes pada 2019. Tahir memiliki kekayaan hingga US$4,8 miliar atau setara dengan Rp67,2 triliun (kurs Rp14.000 per dolar AS).






Ini Janji Bos OJK Usai Cabut Izin Wanaartha Life

8 menit lalu

Ini Janji Bos OJK Usai Cabut Izin Wanaartha Life

OJK kemarin resmi mencabut izin usaha perusahaan asuransi jiwa PT Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Apa yang selanjutnya akan dilakukan otoritas?


Setelah Cabut Izin Usaha Wanaartha Life, OJK Lakukan Ini untuk Melindungi Pemegang Polis

9 jam lalu

Setelah Cabut Izin Usaha Wanaartha Life, OJK Lakukan Ini untuk Melindungi Pemegang Polis

OJK mencabut izin usaha Wanaartha Life alias WAL pada Senin, 5 Desember 2022.


OJK Sebut Ada 1.631 Pengaduan dan 76 Laporan Konsumen dari Kasus Wanaartha Life

18 jam lalu

OJK Sebut Ada 1.631 Pengaduan dan 76 Laporan Konsumen dari Kasus Wanaartha Life

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menanggapi 1.631 pengaduan dan 76 laporan konsumen ihwal perkara perusahaan asurani Wanaartha Life.


Izin Usaha Asuransi Wanaartha Life Dicabut, Bagaimana dengan Bumiputera?

18 jam lalu

Izin Usaha Asuransi Wanaartha Life Dicabut, Bagaimana dengan Bumiputera?

OJK menyinggung perusahaan asuransi Bumiputera pasca mengumumkan pencabutan izin usaha perusahaan asuransi Wanaartha


Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

21 jam lalu

Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

Perusahaan jasa asuransi jiwa PT Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang asuransi jiwa lagi.


Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

5 hari lalu

Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin blak-blakan membeberkan pandangannya soal layanan BPJS Kesehatan yang belakangan memicu kontroversi.


Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

7 hari lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


Siapkan Produk Khusus Orang Kaya', BPJS Kesehatan: Tidak Ada Perbedaan Perlakuan

11 hari lalu

Siapkan Produk Khusus Orang Kaya', BPJS Kesehatan: Tidak Ada Perbedaan Perlakuan

Pemerintah akan segera menerbitkan beleid yang mengatur ketentuan kombinasi biaya perawatan asuransi kesehatan BPJS Kesehatan dan swasta.


Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

11 hari lalu

Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

Kolaborasi pembayaran antara BPJS Kesehatan dan asuransi swasta telah dibahas sejak awal tahun ini.


Gempa Cianjur, Klaim Asuransi Berpotensi Mencapai Rp 38,4 Triliun

12 hari lalu

Gempa Cianjur, Klaim Asuransi Berpotensi Mencapai Rp 38,4 Triliun

Gempa Cianjur kembali mengingatkan pentingnya masyarakat memiliki asuransi bencana alam, salah satunya asuransi gempa bumi.