Dihantam Virus Corona, IHSG Anjlok 2 Persen di Akhir Perdagangan

Reporter

Editor

Rahma Tri

Suasana pergerakan saham di layar Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 9 Maret 2018. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada akhir sesi pertama perdagangan Jumat ini. RTI mencatat, indeks acuan saham domestik turun 30,17 poin atau setara 0,47% ke level 6.412,86.TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir keok dengan koreksi nyaris 2 persen. Anjloknya IHSG, Jumat 31 Januari ini di tengah kekhawatiran seputar wabah virus corona yang telah menyebar dari Cina ke berbagai negara lain.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 1,94 persen atau 117,54 poin ke level 5.940,05. Pada perdagangan Kamis kemarin, IHSG menutup pergerakannya di level 6.057,60 juga dengan koreksi cukup tajam sebesar 0,91 persen atau 55,45 poin.

Sebelum terguling dari level 6.000, indeks sempat rebound ke zona hijau dengan dibuka naik 0,31 persen atau 18,86 poin di posisi 6.076,46 pada Jumat pagi. Namun, sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.937,02-6.078,93.

Seluruh sembilan sektor menetap di wilayah negatif pada akhir perdagangan, dipimpin sektor aneka industri (-3,32 persen), disusul sektor finansial (-2,35 persen) dan barang konsumsi (2,1 persen). Sebanyak 114 saham tercatat menguat, 306 saham melemah, dan 256 saham stagnan dari 676 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Analis Mirae Asset Sekuritas Hariyanto Wijaya mengatakan, seluruh sektor melemah seiring dengan bertahannya kekhawatiran tentang wabah virus corona baru yang telah menjalar ke sejumlah negara lain. “[Namun] aksi jual pada ekuitas Indonesia kemungkinan akan sementara dan memberi peluang beli,” katanya.

Hari ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan keadaan darurat global terkait penyebaran virus corona mematikan dari Cina menyusul laporan kenaikan angka kematian yang drastis.

Senada dengan Hariyanto, CEO PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi berpendapat sentimen atas wabah virus tersebut akan berumur pendek.  

“Kami pikir ini akan menjadi volatilitas jangka pendek dan dampaknya akan agak terkendali pada kuartal pertama. Dengan kabar pemulihan yang berkelanjutan, terutama pada semester kedua, akan memberi peluang bagi beberapa klien untuk berinvestasi lebih banyak ketika pasar mengalami sedikit koreksi yang sehat,” tutur Lilis.

“Begitu kabut dari wabah ini terselesaikan, perhatian [pasar] dapat kembali tertuju pada reformasi-reformasi yang telah didorong Presiden Joko Widodo,” tambahnya, dikutip dari Bloomberg.

Seiring dengan merosotnya IHSG, pergerakan bursa saham di Asia cenderung variatif, dengan indeks Nikkei 225 menguat 1 persen, sedangkan indeks Topix ditutup menguat 0,53 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng terpantau melemah 0,21 persen pada pukul 14.35 WIB, sedangkan indeks Kospi melemah 1,35 persen.

BISNIS






Soal Indonesia Kalah di Gugatan WTO, Energy Watch: Ini Sumber Daya Kita, Lawan!

20 jam lalu

Soal Indonesia Kalah di Gugatan WTO, Energy Watch: Ini Sumber Daya Kita, Lawan!

Energy Watch menyatakan Indonesia tidak perlu takut meski kalah dalam gugatan larangan ekspor nikel di WTO.


Indikator Keberhasilan Proyek IKN: Penduduk 5 Juta Orang, Konsistensi Kebijakan, . . .

1 hari lalu

Indikator Keberhasilan Proyek IKN: Penduduk 5 Juta Orang, Konsistensi Kebijakan, . . .

Direktur Indonesia Development and Islamic Studies (Ideas) Yusuf Wibisono menilai proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih akan sulit menarik minat investor.


IdeaFest 2022 Hadirkan NEXSPACE, Program Akselerasi untuk Startup

2 hari lalu

IdeaFest 2022 Hadirkan NEXSPACE, Program Akselerasi untuk Startup

Festival kreatif tahunan, IdeaFest, tahun ini berkolaborasi dengan 11th Space untuk melaksanakan Program NEXSPACE.


SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

2 hari lalu

SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

Kemal mengatakan, biasanya SKK Migas memasang target investasi antara US$ 10-11 miliar. Namun, tahun ini, target itu naik.


IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

2 hari lalu

IHSG Bakal Lanjutkan Reli, Berikut Prediksi Pergerakan Saham BCA hingga Bank Jago

IHSG hari ini akan melanjutkan reli meski diwarnai tekanan. Sejumlah saham menguat, namun ada pula yang melemah.


Terkini Bisnis: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Lowongan Kerja BUMN

3 hari lalu

Terkini Bisnis: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Lowongan Kerja BUMN

Berita terkini ekonomi bisnis hingga Kamis siang, 24 November 2022, antara lain IHSG diprediksi bergerak dalam pola konsolidasi.


Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

3 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

Vice President PT Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan pergerakan IHSG masih dalam pola konsolidasi pada Kamis, 24 November 2022.


Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

3 hari lalu

Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

Hanson International telah dikenakan notasi khusus selama lebih dari satu tahun berturut-turut sejak tanggal 14 Oktober 2021.


Tips buat Pengusaha untuk Menarik Investor

3 hari lalu

Tips buat Pengusaha untuk Menarik Investor

Banyak investor yang ragu dan berpikir berkali-kali untuk menginvestasikan dananya pada sebuah usaha. Berikut tips yang bisa dilakukan pengusaha.


IHSG Menghijau di Sesi Pertama, Saham BUMI Paling Aktif Dijualbelikan

3 hari lalu

IHSG Menghijau di Sesi Pertama, Saham BUMI Paling Aktif Dijualbelikan

Indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi indeks sektoral IHSG yang menutup sesi pertama hari ini dengan penguatan tertinggi.