Bank Indonesia Prediksi Pertumbuhan Kredit Perbankan 12 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil rapat dewan gubernur BI bulan Januari 2020 di Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Tempo/Tony Hartawan

    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil rapat dewan gubernur BI bulan Januari 2020 di Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan tahun depan akan lebih baik dari tahun ini. Hal itu juga diiringi dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga atau DPK yang membaik.

    "Pertumbuhan kredit dan DPK akan meningkat masing-masing menjadi 10-12 persen dan 8-10 persen pada 2020," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam Laporan Akuntabilitas Awal Tahun 2020, Jumat, 31 Januari 2020.

    Tahun lalu, pertumbuhan kredit melambat dari 11,75 persen pada 2018 menjadi 6,08 persen pada 2019. Hal itu kata Perry, terutama dipengaruhi masih terbatasnya permintaan kredit dari korporasi.

    Sedangkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga pada 2019 mencapai 6,54 persen,
    sedikit membaik dibandingkan dengan pertumbuhan pada 2018 sebesar 6,45 persen.

    Secara keseluruhan kata Perry, stabilitas sistem keuangan tetap terjaga, meskipun fungsi intermediasi perbankan menjadi perhatian. Stabilitas sistem keuangan yang terjaga tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/ CAR) perbankan November 2019 yang tinggi yakni 23,66 persen dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang tetap rendah yakni 2,77 persen (gross). Kinerja korporasi go public yang tetap baik seiring klemampuan membayar yang tetap sehat juga menopang stabilitas sistem keuangan.

    "Ke depan, Bank Indonesia memandang  bauran kebijakan moneter dan kebijakan  makroprudensial yang akomodatif," ujar Perry.

    Serta, kata dia, membaiknya prospek ekonomi sejalan dengan rangkaian kebijakan pemerintah untuk mempermudah investasi akan dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan tanpa mengganggu stabilitas sistem
    keuangan.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.