Bank Indonesia Yakin Ekonomi RI 2020 Membaik

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan pers hasil rapat dewan gubernur BI bulan Januari 2020 di Jakarta, Kamis 23 Januari 2020. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia memperkirakan kinerja ekonomi Indonesia terus membaik pada 2020 dan semakin tinggi dalam jangka menengah. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 5,1-5,5 persen ditopang bauran kebijakan yang ditempuh BI dan pemerintah.

"Sementara itu, defisit transaksi berjalan akan terkendali dalam kisaran 2,5 persen -3,0 persen Produk Domestik Bruto dengan surplus transaksi modal dan finansial yang tetap besar sehingga mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Laporan Akuntabilitas Awal Tahun 2020, Jumat, 31 Januari 2020.

Selama 2019, rupiah mencatat apresiasi sebesar 3,58 persen secara point-to-point. Penguatan rupiah didukung oleh aliran masuk modal asing yang tetap berlanjut dan bekerjanya mekanisme permintaan dan pasokan valas dari para pelaku usaha.

Sejalan dengan itu, kata Perry, inflasi tetap akan terjaga dalam kisaran sasaran yang ditetapkan lebih rendah, yakni 3,0+1 persen. Stabilitas sistem keuangan juga akan tetap terjaga dengan fungsi intermediasi yang membaik.

Dalam jangka menengah, kata Perry, perbaikan ekonomi Indonesia akan meningkat lebih tinggi didukung oleh implementasi reformasi struktural yang konsisten dan terarah.

"Sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas perekonomian ke depan," ujarnya.

Pada 2024, BI memperkirakan ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,5-6,1 persen dengan defisit transaksi berjalan menurun menjadi 2,3-2,8 persen PDB. Dan, kata Perry, inflasi tetap terjaga rendah dalam kisaran 2,0-4,0 persen.

Inflasi pada 2019 tercatat 2,72 persen (yoy), lebih rendah dari inflasi tahun sebelumnya. Semua komponen inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tetap rendah. Terkendalinya inflasi inti ditopang oleh ekspektasi inflasi yang terjaga seiring  dengan konsistensi kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas harga, permintaan agregat yang terkelola, nilai tukar yang bergerak stabil, dan pengaruh harga global yang minimal.

HENDARTYO HANGGI






QRIS Bisa Digunakan di Jepang, BI Berharap Transaksi Ritel dan Wholesale Lintas Batas Efisien

7 jam lalu

QRIS Bisa Digunakan di Jepang, BI Berharap Transaksi Ritel dan Wholesale Lintas Batas Efisien

QR Code Indonesian Standard (QRIS) yang diinisiasi Bank Indonesia dapat digunakan di Jepang.


Sembilan Bank Asing, Daerah, Swasta, dan Syariah Resmi Jadi Peserta BI-FAST Tahap V

8 jam lalu

Sembilan Bank Asing, Daerah, Swasta, dan Syariah Resmi Jadi Peserta BI-FAST Tahap V

Sembilan bank daerah, swasta, asing, dan bank syariah resmi menjadi peserta BI-FAST tahap V melalui Multi-tenancy Infrastruktur Sharing.


Ekonom Sebut Risiko Bank Indonesia Cetak Uang Terus karena Burden Sharing Permanen

9 jam lalu

Ekonom Sebut Risiko Bank Indonesia Cetak Uang Terus karena Burden Sharing Permanen

Bhima Yudhistira berpendapat skema burden sharing tersebut yakni BI dapat melakukan pembelian SBN di pasar perdana sebaiknya dicabut dari RUU PPSK.


Pemerintah dan DPR Sepakati RUU PPSK, Lanjut ke Sidang Paripurna Pekan Depan

1 hari lalu

Pemerintah dan DPR Sepakati RUU PPSK, Lanjut ke Sidang Paripurna Pekan Depan

Pemerintah dan Komisi XI DPR telah menyepakati RUU PPSK untuk selanjutnya dibawa ke tingkat II dalam rapat paripurna pekan depan.


Terkini: RUU PPSK Pastikan Politikus Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI, Sebab Saham GOTO Terus Jeblok

1 hari lalu

Terkini: RUU PPSK Pastikan Politikus Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI, Sebab Saham GOTO Terus Jeblok

Berita terkini bisnis pada petang ini dimulai dari draf terbaru RUU PPSK memastikan politikus tidak bisa masuk ke dalam jajaran Dewan Gubernur BI.


Draf Terbaru RUU PPSK Pastikan Politikus Tetap Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI

1 hari lalu

Draf Terbaru RUU PPSK Pastikan Politikus Tetap Dilarang Masuk Dewan Gubernur BI

Draf dokumen terbaru RUU PPSK menyebutkan politikus tetap dilarang masuk masuk ke dalam jajaran dewan Gubernur BI.


Cadangan Devisa Naik jadi USD 134 Miliar, BI: Mampu Dukung Ketahanan Eksternal dan Jaga Stabilitas

2 hari lalu

Cadangan Devisa Naik jadi USD 134 Miliar, BI: Mampu Dukung Ketahanan Eksternal dan Jaga Stabilitas

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia per November 2022 mencapai US$ 134 miliar atau naik US$ 3,8 miliar ketimbang bulan sebelumnya.


Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

3 hari lalu

Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memastikan stabilitas sektor jasa keuangan saat ini tetap terjaga.


Prediksi The Fed Rate Kuartal I 2023 5 Persen, Bank Indonesia Ungkap Strategi Penguatan Rupiah

4 hari lalu

Prediksi The Fed Rate Kuartal I 2023 5 Persen, Bank Indonesia Ungkap Strategi Penguatan Rupiah

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memperkirakan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve akan mencapai puncak.


Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

4 hari lalu

Apindo Yakin Ekonomi RI 2023 5 Persen Lebih Meski Ketidakpastian Global Masih Sangat Tinggi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani membeberkan proyeksi pertumbuhan ekononi Indonesia pada tahun 2023.