Minat Investasi di Indonesia, CEO Air Products Temui Luhut

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, saat mengunjungi Kantor Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 6 Januari 2020. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta - CEO Air Products and Chemicals Inc Seifi Ghasemi menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modal di Indonesia dalam waktu dekat. Niat itu ia sampaikan seusai bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Jumat, 31 Januari 2020.

"Kami (Ghasemi dan Luhut) bicara investasi di Indonesia. Perusahaan kami tertarik menanamkan modal di negara Anda," tuturnya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemariitman dan Investasi, Jakarta Pusat.

Namun, Ghasemi belum mau membeberkan nilai modal yang sudah disiapkan. Ia juga enggan menjelaskan bentuk investasi yang akan ditanamkan beserta target realisasinya.

Ghasemi hanya mengakui telah berdiskusi dengan Luhut untuk hal-hal yang masih bersifat umum. Berdasarkan pantauan Tempo, pertemuan itu digelar menjelang siang hari dan berlangsung tak sampai 60 menit.

Air Products & Chemicals Inc adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang bisnis gas dan bahan kimia untuk keperluan industri. Perusahaan ini tercatat sebagai perusahaan ketiga terbesar ketiga di Lembah Lehigh.

Pada Oktober 2019 lalu, Luhut menyatakan Indonesia terbuka untuk investasi asing dari semua negara, termasuk Amerika Serikat. Ia bahkan mengatakan Indonesia akan mendapatkan dana investasi senilai US$ 100 juta atau Rp 1,4 triliun dari lembaga keuangan pembangunan Pemerintah Amerika Serikat atau Overseas Private Investment Corporation (OPIC) dalam waktu dekat.

Luhut mengatakan telah bertemu langsung dengan penasihat senior Presiden AS Donald Trump, Jared Corey Kushner, dalam kunjungannya ke Negeri Abang Sam awal Oktober lalu. “Saya ke AS bertemu dengan Kushner. Lalu beliau tunjuk CEO OPIC (David Bohigian). Dalam pertemuan itu, Kushner serius akan investasi ke Indonesia. Mereka akan mulai dengan US$ 100 juta,” kata Luhut di kantornya, Jumat, 11 Oktober 2019.

Luhut menjelaskan, OPIC sejatinya memiliki potensi dana US$ 65 miliar yang bisa dikucurkan untuk investasi. Namun, pada tahap awal, duit segar itu tidak akan langsung diberikan secara gelondongan ke Indonesia.

Menurut Luhut, Amerika Serikat tengah melirik tiga proyek pembangunan yang sedang digeber pemerintah Indonesia. Di antaranya proyek transportasi, hilirisasi, dan infrastruktur. Dalam proyek bersama yang disepakati nanti, Amerika Serikat akan menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis.






Kementerian PUPR Sebut 1.400 Hektar Lahan IKN Diminati Investor

2 jam lalu

Kementerian PUPR Sebut 1.400 Hektar Lahan IKN Diminati Investor

Kementerian PUPR menyatakan peningkatan minat investasi di IKN mencapai 40 kali lipat sejak dilakukan jajak pasar pada 18 Agustus dan 22 Oktober 2022.


Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

5 jam lalu

Menteri PUPR Hadiri Forum Investasi IKN Nusantara di Malaysia

Pemerintah Indonesia membuka peluang emas bagi investor lokal maupun asing untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara


Menteri PUPR: 200-an Investor Malaysia Berminat Investasi di IKN

6 jam lalu

Menteri PUPR: 200-an Investor Malaysia Berminat Investasi di IKN

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa 200-an investor Malaysia telah menyatakan minatnya menanamkan investasi di IKN.


Akan Ada Subsidi Beli Motor Listrik Rp 6,5 Juta, Luhut Sebut Lebih Hemat dari Bahan Bakar Fosil

7 jam lalu

Akan Ada Subsidi Beli Motor Listrik Rp 6,5 Juta, Luhut Sebut Lebih Hemat dari Bahan Bakar Fosil

Luhut memperkirakan besaran subsidi motor listrik bakal berkisar Rp 6,5 juta per unit. Apa sebenarnya alasan pemerintah menyubsidi kendaran listrik?


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

9 jam lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?


Luhut: Subsidi Motor Listrik Berlaku Tahun Depan, Berapa Besarannya?

11 jam lalu

Luhut: Subsidi Motor Listrik Berlaku Tahun Depan, Berapa Besarannya?

Untuk saat ini, pemerintah baru menentukan besaran subsidi untuk pembelian motor listrik.


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

19 jam lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

20 jam lalu

Optimistis Aman dari Resesi Global, CORE: Ekonomi Indonesia Tradisional

Ekonom senior Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menyebut ancaman resesi global bukan hal yang menakutkan bagi Indonesia.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

22 jam lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.


Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

1 hari lalu

Luhut Peringatkan Investasi Tak Boleh Ada Hambatan: Buat Saya Ada Satu Titik to Kill or To Be Killed

Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akan mem-buldozer pihak yang mengganggu upaya pemerintah dalam mengejar target investasi domestik.