Diprotes Soal Kampus Merdeka, Nadiem: Dikritik Artinya Kerja

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (tengah) menyapa para guru saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-74 PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Acara tersebut mengangkat tema

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (tengah) menyapa para guru saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-74 PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Acara tersebut mengangkat tema " Peran strategis Guru dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia unggul. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjawab santai ihwal adanya banjir kritik dari mahasiswa yang memprotes kebijakannya soal Kampus Merdeka. Kebijakan itu salah satunya mengharuskan mahasiswa magang selama tiga semester.

    Menurut Nadiem, kritik tersebut menandakan bahwa kebijakannya berpengaruh luas terhadap masyarakat. "Dikritik artinya kerja. Kalau enggak ada resistensi, itu artinya Anda enggak melakukan tugas Anda," ujar Nadiem saat menjadi pembicara dalam acara Katadata Indonesia Data dan Economic Forum 2020 di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu, 30 Januari 2020.

    Menurut Nadiem, kritik yang dilayangkan mahasiswa terkait program Kampus Merdeka ini bersifat membangun. Aspirasi mereka pun ia klaim telah diserap oleh pemerintah.

    Nadiem mengakui, kritik itu akan dijadikan bahan pertimbangan bagi kementeriannya untuk mengeksekusi program yang telah dicanangkan. Adapun sejumlah mahasiswa sebelumnya mengkritik sejumlah poin yang termuat dalam program Kampus Merdeka, salah satunya terkait magang.

    Mantan bos Gojek itu mengatakan sejumlah pihak meminta pemerintah memikirkan kondisi ekonomi mahasiswa, terutama yang termasuk golongan bawah. Sebab, program magang hingga tiga semester ditengarai akan memakan biaya yang besar. "Kami akui, kami tidak (memikirkan) sampai di situ. Itu menjadi kritik yang konstruktif bagi kami," ucapnya.

    Kendati menganggap kritik adalah hal yang lumrah, Nadiem berharap ke depan masyarakat tidak terjebak pada protes kopong. "Jangan nyinyir tapi enggak konstruktif dan enggak memberikan solusi," ujarnya.

    Kebijakan magang tiga semester di luar program studi merupakan bagian dari program Kampus Merdeka yang dirilis Nadiem baru-baru ini. Kebijakan ini akan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengambil mata kuliah di luar prodi selama satu semester.

    Meski begitu, Nadiem mengatakan program belajar di luar program studi ini tak bersifat memaksa. "Kalau ingin 100 persen di dalam prodi itu, tidak masalah. Tapi kewajiban bagi perguruan tinggi untuk berikan opsi tersebut." Adapun dua semester lainnya diperuntukkan bagi program magang.

    BUDIARTI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.