Ada Kasus Jiwasraya, OJK Yakin Industri Asuransi Tetap Tumbuh

Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ahmad Hidayat mengatakan, OJK memperkirakan industri asuransi akan tumbuh moderat meski didera kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. “Nggak, nggak ada hubungannya. Kan asuransinya tumbuh bagus,” kata dia selepas berbicara di pertemuan tahunan industri jasa keuangan Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung, Kamis, 30 Januari 2020.

OJK menyerahkan sepenuhnya kasus Jiwasraya pada penegak hukum. Belakangan Kejaksaan Agung tengah menyelidiki dugaan korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya yang diduga merugikan negara Rp13,7 triliun. “Itu sudah ditangani penegak hukum. Kita ikut saja yang sudah ada di sana,” kata Ahmad.

Ahmad mengatakan, OJK bersama Kementerian Keuangan juga masih membahas rencana pembentukan lembaga penjamin polis asuransi. “Sedang kami diskusikan dengan Kementerian Keuangan dan semuanya. Masih dibahas,” kata dia.

Di depan peserta pertemuan industri jasa keuangan Jawa Barat, Ahmad memaparkan perkembangan industri keuangan di Indonesia, salah satunya asuransi. “Kami mencatat penghimpunan dana di industri asuransi juga masih positif,” kata dia.

OJK mencatat pada tahun 2019 premi asuransi komersial yang dikumpulkan menembus Rp 261,65 triliun, tumbuh 6,1 persen year on year. Pada 2018, pertumbuhan asuransi komerasial 4,1 persen year on year.

OJK menilai industri asuransi butuh perhatian serius untuk perbaikan prinsip kehati-hatian, serta tata kelolanya. Sejak tahun 2018, OJK sudah menyiapkan langkah perbaikan penerapan manajemen risiko, governance, dan laporan kinerja investasi pada otoritas dan publik. “OJK akan mengeluarkan pedoman manajemen risiko dan governance serta format laporan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap kualitas investasi, proyeksi likuiditas dan solvabilitas (RBC). Penerapannya mulai dilakukan tahun 2020,” kata Ahmad.

Ahmad mengaku, OJK sudah meminta lembaga keuangan untuk memeriksa kinerjanya dan melakukan corective action. “OJK berkomitmen penuh apabila terdapat indikasi pelanggaran hukum akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Sepanjang 2019, OJK telah membatasi penjualan reksa dana tertentu pada 37 manajer investasi, dan penjatuhan sanksi pada 3 akuntan publik. OJK mencatat, di pasar modal Indonesia sepanjang 2019 dana yang terhimpun mencapai Rp 166,85 triliun, dan terdapat 60 emiten yang melantai di bursa.

Ahmad mengatakan, OJK menyiapkan program prioritas untuk industri asuransi dan pasar modal untuk tahun 2020 ini. Diantaranya memperketat perizinan perusahaan efek berdasarkan tingkat modalnya, harmonisasi pengaturan dan pengawasan, hingga menjajaki kemungkinan adopsi konsep investmen bank pada industri keuangan non bank.

“Kami juga akan meregistrasi market maker di bursa saham dengan pasar kapitalisasi yang kecil untuk meminimalkan potensi goreng-menggoreng saham. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat pada industri jasa keuangan kita akan dapat ditingkatkan,” kata Ahmad.






Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

1 jam lalu

Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin blak-blakan membeberkan pandangannya soal layanan BPJS Kesehatan yang belakangan memicu kontroversi.


OJK Beri Insentif untuk Perusahaan Jasa Keuangan yang Dorong Industri Kendaraan Listrik

17 jam lalu

OJK Beri Insentif untuk Perusahaan Jasa Keuangan yang Dorong Industri Kendaraan Listrik

OJK berupaya mendukung program Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dicanangkan pemerintah melalui pemberian sejumlah insentif.


Omnibus Law Sektor Keuangan Masih Dibahas, Wamenkeu: Semoga Selesai Secepat Mungkin

1 hari lalu

Omnibus Law Sektor Keuangan Masih Dibahas, Wamenkeu: Semoga Selesai Secepat Mungkin

Omnibus Law Sektor Keuangan ini telah masuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

1 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

1 hari lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024, UMP Jabar Naik 7,88 Persen

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Senin kemarin 28 November 2022, dimulai dari OJK yang resmi memperpanjang restrukturisasi kredit


Ancaman Resesi Global 2023, Kredivo Yakin Pengguna Paylater Tetap Tumbuh

2 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Kredivo Yakin Pengguna Paylater Tetap Tumbuh

General Manager of Kredivo Indonesia Lily Suryani optimis industri kredit digital atau paylater akan tumbuh di tangah ancaman resesi global 2022.


Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

2 hari lalu

Terkini Bisnis: Proyek Smelter Nikel Terbesar Dunia di Pomalaa, Pro Kontra Program 680 Ribu Rice Cooker

Berita terkini bisnis hingga siang ini dimulai dari Menteri Luhut yang menegaskan proyek smelter nikel terbesar dunia di Pomalaa harus terus berjalan.


OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

2 hari lalu

OJK Resmi Perpanjang Kebijakan Restrukturisasi Kredit Hingga Maret 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit hingga 31 Maret 2024.


Terkini Bisnis: Penjelasan BRI Soal Uang Nasabah Raib, Daftar Perusahaan yang PHK Karyawannya

4 hari lalu

Terkini Bisnis: Penjelasan BRI Soal Uang Nasabah Raib, Daftar Perusahaan yang PHK Karyawannya

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Sabtu sore, 26 November 2022 antara lain tentang penjelasan BRI soal uang nasabah raib Rp 10 juta.