Gara-gara Virus Corona, Hotel Indonesia Natour Rugi Rp 109 Juta

Reporter

Editor

Rahma Tri

Mahasiswa asal Aceh, Zamzami (kedua kiri) bersama penumpang lainnya menjalani pemeriksaan sesampainya dari Hongkong saat tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Rabu, 29 Januari 2020. Zamzami merupakan mahasiswa pertama asal Aceh yang pulang dari Hongkong ke tanah air menyusul merebaknya Virus Corona. ANTARA/Ampelsa

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero) Iswanda Said mengatakan, perseroannya ikut terdampak langsung wabah virus corona di Wuhan, Cina. Ia menuturkan, setelah wabah meluas dan penerbangan dari dan menuju Wuhan ditutup total, banyak turis Cina yang membatalkan pemesanan hotel yang dikelola BUMN ini. 

"Kami mencatat, yang sampai hari ini belum ada tamu yang cancel karena sudah stay. Tetapi yang ke depan ada (pembatalan) 109 rooms night per hari ini," kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020.

Akibat pembatalan ini, Hotel Indonesia Natour grup mengalami kerugian hingga Rp 109 juta. Angka ini dengan asumsi bahwa harga per malam menginap di hotel yang dikelola perseroan adalah Rp 1 juta.

Iswandi menjelaskan, Hotel Indonesia Natour memiliki tiga hotel di Bali yakni di Kuta, Sanur dan Nusa Dua. Sehingga total kerugian itu didapatkan dari pembatalan yang berada pada ketiga hotel tersebut terhitung dari maraknya wabah virus Corona hingga 30 Januari 2020. "Total mayoritas hotel di Bali, karena belum sempat datang ke Bali," ucapnya.

Walaupun ada beberapa pembatalan pemesanan hotel dari turis Cina, Iswandi mengaku, perseroannya tidak hanya berfokus terhadap pasar asal Negeri Tirai Bambu. Pihaknyaberusaha menggaet wisatawan asal negara lain, seperti dari Australia dan Eropa.

Kemudian Iswandi mengatakan, hotel di Bali yang dikelola oleh perseroan pun telah menerapkan standar khusus untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, salah satunya dengan menyiapkan pusat kesehatan, sehingga jika ada keluhan gejala dari para pengunjung bisa segera ditindak lanjuti.

"Mereka yang ada keluhan badannya panas datang dan kontak kita,  ada dokter selama 24 jam. Kemudian kita memberikan free masker untuk memberikan kenyamanan dan kepastian karena kita enggak bisa menggaransi 100 persen tidak ada tamu yang kena (virus corona)," tuturnya.

 

 






Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

36 menit lalu

Erick Thohir Sebut BUMN Bakal Jadi Off Taker Pangan, Petani: Jangan Sekadar Beli

Ketua Umum SPI Henry Saragih mengatakan BUMN bisa mengambil peran yang lebih strategis untuk membantu petani berkembang.


Zulhas Soal Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru: Stok Tersedia, Harga Stabil

16 jam lalu

Zulhas Soal Bahan Pokok Menjelang Natal dan Tahun Baru: Stok Tersedia, Harga Stabil

Menteri Perdagangan Zulhas memastikan ketersediaan stok dan harga bahan pokok menjelang hari Natal dan Tahun Baru di pasar retail modern.


Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

1 hari lalu

Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

DKI Jakarta meningkatkan sinergi dengan pengurus Masjid Istiqlal untuk pembinaan, menjaga kerukunan dan pengembangan kesejahteraan umat beragama.


Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

1 hari lalu

Ahli Pengobatan China Sarankan Covid-19 Ganti Nama, Apa Alasannya?

Covid-19 telah bermutasi menjadi kasus dengan gejala ringan.


4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

1 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

Empat anak usaha perusahaan pelat merah bakal IPO pada 2023, mulai Pertamina Geothermal hingga Palm Co.


4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

1 hari lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.


Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

2 hari lalu

Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

Erick Thohir menyatakan perusahaan-perusahaan pelat merah akan siaga membeli bahan pokok untuk menjaga stok dan kestabilan harga pangan pada 2023.


Erick Thohir Siapkan Aturan Blacklist Direksi dan Komisaris BUMN Bermasalah, Kapan Berlaku?

2 hari lalu

Erick Thohir Siapkan Aturan Blacklist Direksi dan Komisaris BUMN Bermasalah, Kapan Berlaku?

Erick Thohir tengah berencana mengeluarkan aturan blacklist atau daftar hitam terhadap direksi dan komisaris BUMN yang terlibat kasus hukum.


Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

3 hari lalu

Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

Kementerian BUMN ingin transportasi di Jakarta seperti MRT, LRT, hingga Transjakarta terkonsolidasi sehingga memudahkan masyarakat


Garuda Indonesia Ungkap Pencairan PMN Rp 7,5 T Masih Terganjal Syarat Administrasi

3 hari lalu

Garuda Indonesia Ungkap Pencairan PMN Rp 7,5 T Masih Terganjal Syarat Administrasi

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan progres pencairan Penyertaan Modal Nasional (PMN) Rp 7,5 triliun.