Secara Teknikal, Laju IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis 30 Januari 2020, diperkirakan bakal menguat ke level 6.143—6.173 karena fase jenuh jual.

    Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher mengatakan IHSG bakal menguat. Pasalnya, secara teknikal candlestick membentuk doji setelah rebound di support lower Bollinger band dan indikator stochastic bergerak menyentuh level oversold.

    “Hal ini mengindikasikan rentang pelemahan sudah sangat terbatas sehingga ada potensi technical rebound dalam jangka pendek,” katanya dalam riset yang dikutip Kamis 30 Januari 2020.

    Dennies memperkirakan level support IHSG berada pada rentang 6.073—6.093. Adapun IHSG dapat menguji level resistance pada rentang 6.143—6.173. 

    Dennies merekomendasikan beberapa saham yang layak untuk dikoleksi diantaranya adalah TLKM, WIKA dan BSDE. Masing-masing target saham bagi ketiganya Rp4.000, Rp2.050, dan Rp1.250.

    “TLKM mengalami koreksi menyentuh level support. WIKA  menguat setelah rebound di area support. Indikator stochastic bergerak membentuk goldencross. BSDE menguat setelah rebound di area support dan indikator stochastic bergerak membentuk goldencross,” katanya. 

    Sementara itu, Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal IHSG sedikit mengkonfirmasi pola bullish reversal dari candlestick dragon fly doji dengan menutup gap yang terbentuk.

    “Indikator Stochastic membentuk indikasi pola golden-cross dengan RSI yang cukup rendah menjenuh pada area oversold. Sehingga kami perkirakan IHSG masih akan bergerak mencoba menguat dengan support-resistance 6094-6170,” ungkapnya.

    Analis Bina Artha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta juga menilai indikator stochastic sudah membentuk pola golden cross di area oversold. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat.

    "Support pertama maupun kedua memiliki range pada 6065.51 hingga 6022.60. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6149.02 hingga 6190.52.52," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.