Ini Cerita Nasabah yang Bergabung dengan Koperasi Benny Tjokro

Reporter

Editor

Rahma Tri

Ekspresi tersangka Komisaris PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro saat meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020. Benny yang merupakan tahanan Kejaksaan Agung, menjalani pemeriksaan perdana di KPK terkait kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu nasabah Koperasi Hanson Mitra Mandiri, Zak, menceritakan awal mula dirinya tertarik untuk menyetor dana di Koperasi Hanson Mitra Mandiri, milik Benny Tjokrosaputro ini. Ia mengatakan, pada mulanya didatangi oleh staf pemasaran PT Hanson Internasional.

Staf pemasaran perusahaan milik tersangka kasus Jiwasraya itu lantas menawarkan program investasi ke Koperasi Hanson Mitra Mandiri. "Kami ditawarkan investasi di koperasi dengan bunga bervariasi, kami juga membayar pajak," tutur nasabah asal Jakarta itu di Kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.

Kendati telah menanamkan duitnya di sana, Zak mengakui tidak pernah menjadi anggota Koperasi Hanson Mitra Mandiri. Kalau pun didaftarkan sebagai anggota, ia pun tak pernah dilibatkan dalam rapat, sehingga tak tahu-menahu ke mana dana himpunan akan disalurkan. "Pengurus dan pengawas harus tanggung jawab soal hal ini, ini bisa jadi penipuan."

Seorang nasabah lain yang enggan disebut namanya mengatakan, pada mulanya ua menanamkan duitnya di Koperasi Hanson lantaran merasa risikonya lebih kecil. Ia pun mulanya menanamkan duitnya untuk jangka waktu pendek. Namun, baru dua bulan mendaftar, bunga yang dijanjikan sudah tidak dikirimkan. Ketika dikejar untuk mengembalikan dana yang telah dihimpun, Koperasi Hanson mengaku tak bisa membayar.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mendapat aduan dari tiga orang pelapor mengenai kasus gagal bayar simpanan berjangka oleh Koperasi Hanson Mitra Mandiri. Koperasi tersebut ternyata diketuai, salah satunya, oleh Benny Tjokrosaputro, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung terkait korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

 "Mereka (tiga orang pelapor) mempunyai simpanan di koperasi dan pada jangka waktu tertentu mereka mau ambil, namun koperasi tidak menyiapkan sumber dana untuk pengembalian, padahal simpanan berjangka itu kan bisa tiga bulan atau enam bulan, jadi mereka mengadu kepada kami," ujar Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno di kantornya, Jumat, 24 Januari 2020.

Suparno belum bisa menghitung total dana yang gagal dibayarkan oleh Koperasi Hanson. Namun, berdasarkan aduan yang masuk dari tiga orang pelapor itu, gagal bayar berjumlah total Rp 3,05 miliar dengan rincian, ada yang memiliki simpanan Rp 1,6 miliar, Rp 850 juta, dan Rp 600 juta. Jumlah tersebut berpotensi meningkat bila ada aduan lain.

Hingga kini pun, Head of Public Relations and Communication PT Hanson International Tbk. Dessy A Putri tidak kunjung membalas pesan Tempo mengenai persoalan ini.

 






Koperasi Batal Diawasi OJK, Kemenkop Minta Saran untuk Susun RUU Perkoperasian

5 jam lalu

Koperasi Batal Diawasi OJK, Kemenkop Minta Saran untuk Susun RUU Perkoperasian

Wacana pengawasan koperasi simpan pinjam di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dipastikan batal.


RUU PPSK Akan Atur Lingkup Pengawasan OJK, Mirza Adityaswara: Kita Monitor

2 hari lalu

RUU PPSK Akan Atur Lingkup Pengawasan OJK, Mirza Adityaswara: Kita Monitor

OJK akan terus memantau perkembangan pembahasan RUU PPSK, terutama soal topik-topik yang berkaitan dengan pengawasan otoritas tersebut.


Penipuan Bermodus Pesan Singkat Pemberitahuan Kiriman Paket, Retas Ponsel

2 hari lalu

Penipuan Bermodus Pesan Singkat Pemberitahuan Kiriman Paket, Retas Ponsel

Polda Metro Jaya meminta kepada korban penipuan bermodus pesan singkat pemberitahuan kiriman paket untuk segera melapor ke pihak berwajib.


Kantor Perusahaan Robot Trading Net89 Disita Polisi

2 hari lalu

Kantor Perusahaan Robot Trading Net89 Disita Polisi

Kantor perusahaan robot trading Net89 disita polisi karena kasus penipuan.


Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

3 hari lalu

Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Polri Terbitkan Red Notice Untuk 2 Tersangka

Dua orang tersangka penipuan robot trading Net89 diduga berada di luar negeri. Bareskrim Polri menerbitkan red notice terhadap mereka.


Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

4 hari lalu

Baim Wong Laporkan Kasus Penipuan Rp 140 Juta ke Bareskrim Polri

Baim Wong mengungkapkan bahwa penipuan tersebut terjadi saat sebuah kegiatan bagi-bagi hadiah atau giveaway mengatasnamakan dirinya.


OJK Catat 18 Pegadaian Ilegal Beroperasi di Nusa Tenggara Barat

6 hari lalu

OJK Catat 18 Pegadaian Ilegal Beroperasi di Nusa Tenggara Barat

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (OJK NTB) Rico Rinaldy menyatakan adanya 18 pegadaian illegal di daerahnya. Kesemuanya akan diminta datang ke kantor OJK NTB, Kamis 8 Desember 2022.


Harga Telur Meroket Menjelang Natal dan Tahun Baru, Peternak Wajib Jual Maksimal Rp 27.500

7 hari lalu

Harga Telur Meroket Menjelang Natal dan Tahun Baru, Peternak Wajib Jual Maksimal Rp 27.500

Pinsar Petelur Nasional mencatat kenaikan harga telur terjadi sejak 20 November 2022.


Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

9 hari lalu

Jangan Tertipu Lowongan Kerja Palsu, Kenali Cirinya

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari lowongan kerja palsu sehingga dapat menjadi pelamar kerja yang cermat.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

10 hari lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.