Sirkuit Mandalika Rampung 2021, Bisa Tampung 97 Ribu Penonton

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menparekraf Wishnutama (tengah) saat berada di kawasan The Mandalika. Dok. Humas Pemprov NTB

    Menparekraf Wishnutama (tengah) saat berada di kawasan The Mandalika. Dok. Humas Pemprov NTB

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memanggil Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer guna membahas proyek pembangunan Sirkuit Mandalika dan infrastruktur pendukung di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Sirkuit Mandalika ini akan dijadikan tempat pelaksaan balap motor tercepat di dunia, MotoGP.

    "Dirut ITDC memberikan laporan progres dari persiapan MotoGP di Mandalika, persiapan tadi sudah sangat baik itu dilakukan 2021 Oktober, jadi sekarang ini masih ada waktu 1,5 tahun," ujar Luhut di kantor Kemenko Marves, Jakarta, Rabu, 29 Januari 2020.

    Ia mengungkapkan,  untuk menuju sirkuit MotoGP Mandalika nantinya akan disediakan jalan khusus  menuju Bandara Lombok. Tujuannya agar para wisatawan bisa cepat sampai untuk bisa menonton ajang balap tersebut. "Dulu kan lewat kota sehingga agak lambat nah tadi saya tanya sampai dimana progresnya, sudah tinggal 1 persen tanah yang belum beres, tanah selesai tembus. Itu akan menghemat jadi 17 kilometer yang tinggal 20 menit dari airport sudah sampai di Mandalika," ucapnya.

    Luhut menjelaskan nantinya sirkuit Mandalika menjadi satu-satu jalur balap yang berada dekat pantai. Penontonnya tidak hanya berada pada tribun khusus, melainkan bisa menikmati ajang balap di banyak wilayah seperti di atas bukit yang memang menjadi pemandangan unggulan di Mandalika.

    Sementara itu, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer mengatakan jika tahun depan pembangunan sirkuit Mandalika rampung, maka bisa menampung penonton sampai 97 ribu orang, belum termasuk orang yang menonton di atas bukit kawasan sirkuit Mandalika.

    "Bukit belum, itu hanya di kursi. Kalau di bukit kita tata dulu belum jelas berapa bisanya. Kita yang di grand stand dulu," ungkapnya.

    Abdulbar mengungkapkan, pihaknya telah membuka pemesanan tiket resmi melalui laman online untuk ajang MotoGP Mandalika, padahal acara itu masih akan dilakukan tahun 2021.

    "Tadi dilaporkan juga mereka bikin website free booking tiket itu sudah 3. 000 dari 10 ribu penonton jadi peminatnya luar biasa sekali," katanya.

    Menurutnya, dengan jumlah tiket yang terjual tersebut telah menunjukkan animo masyarakat dunia terhadap MotoGP yang akan dilaksanakan di Indonesia.

    "Karena sangat digemari lebih populer dari formula 1. Jadi dengan adanya ini lebih menggaungkan lagi turis Indonesia kedepan," ujarnya.

    Sebelumnya, ITDC sudah memperkenalkan Mandalika Grand Prix Association (MPGA) sebagai pelaksana MotoGP Indonesia dengan nama resmi #IndonesiaGP. Ajang balap motor tercepat di dunia tersebut dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok pada musim balap 2021.

    Peluncuran Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai pelaksana hajatan balap motor tersebut, sekaligus pemesanan awal tiket MotoGP Indonesia pada 23 November 2019. MGPA merupakan anak usaha Indonesia Tourism Development Company (ITDC), yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.