Asosiasi Ojol Minta Aplikator Bagikan Masker Waspada Virus Corona

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan memakai masker saat berjaga di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Kota Sorong, Papua Barat, Ahad, 26 Januari 2020. Direktur RSUD Sele Be Solu Mavkren Kambuaya mengatakan pihaknya telah melakukan isolasi intensif dan pengambilan sampel terhadap seorang wisatawan asing yang diduga terinfeksi Virus Corona (nCoV) dengan gejala demam tinggi disertai batuk. ANTARA/Olha Mulalinda

    Petugas keamanan memakai masker saat berjaga di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Kota Sorong, Papua Barat, Ahad, 26 Januari 2020. Direktur RSUD Sele Be Solu Mavkren Kambuaya mengatakan pihaknya telah melakukan isolasi intensif dan pengambilan sampel terhadap seorang wisatawan asing yang diduga terinfeksi Virus Corona (nCoV) dengan gejala demam tinggi disertai batuk. ANTARA/Olha Mulalinda

    TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Aksi Roda Dua atau Garda meminta perusahaan aplikator untuk memperhatikan aspek kesehatan bagi driver ojek online atau ojol dan bagi penumpang sejak dini.

    "Aplikatornya peduli dengan mitra driver dan penumpang pastinya akan menjadi nilai lebih bagi perusahaan aplikator, dengan membagikan kembali secara gratis masker pernapasan yang biasa digunakan untuk bedah ataupun masker berseri N95," kata Ketua Presidium Nasional Igun Wicaksono dalam keterangan tertulis, Rabu, 29 Januari 2020.

    Dia menuturkan beberapa tahun lalu mitra driver memiliki kesempatan untuk mendapatkan masker gratis bagi mitra driver maupun untuk penumpang. Karena itu, dia berharap dapat diterapkan kembali oleh aplikator sebagai wujud peduli kesehatan bersama.

    Igun mengataian hal itu karena melihat merebaknya wabah virus Corona (2019-nCoV) dari Wuhan Cina yang dapat menyebar melalui interaksi melalui udara (airborne).

    "Yang dapat saja terjadi dimanapun, hendaknya perlu diantisipasi sejak awal, khususnya di kota-kota besar dan kota yang interaksi langsung dengan Negara yang sudah ada terduga (suspect) terinfeksi virus Corona," ujar dia.

    Walaupun menurut Kemenkes RI, kata dia, saat ini di Indonesia belum ada terduga yang terkena virus Corona. Namun rekan-rekan driver ojol yang sehari-hari beraktifitas diluar ruang, dijalanan dan berinteraksi dengan banyak orang di jalanan, sangat rentan untuk terjangkit virus Corona atau wabah penyakit lain melalui udara atau media lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.