PLN Bakal Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zulkifli Zaini memulai kariernya sebagai Civil & Structural Engineer pada Wiratman and Associate tahun 1980. Setelah itu, Zulkifli merintis kariernya di bidang perbankan sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada tahun 1988. TEMPO/Tony Hartawan

    Zulkifli Zaini memulai kariernya sebagai Civil & Structural Engineer pada Wiratman and Associate tahun 1980. Setelah itu, Zulkifli merintis kariernya di bidang perbankan sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada tahun 1988. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan bahwa perusahaan listrik tersebut akan melakukan efisiensi secara besar-besaran untuk menghemat anggaran korporat dalam melakukan operasional.

    Dalam RDP dengan DPR di Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020, Zulkifli mengatakan bahwa perseroan tidak akan melakukan pemborosan anggaran dalam melaksanakan tugas.

    "Kepada seluruh jajaran, saya sudah berpesan untuk menjaga kinerja keuangan dengan baik, rasio keuangan juga harus baik dan efisien," katanya. Sejak ditunjuk menjadi Dirut PLN, Zulkifli fokus pada pengendalian keuangan PLN.

    Ia sempat mengutarakan sebelumnya, neraca keuangan perusahaan yang sehat merupakan salah satu poin penting bagi PLN agar dapat melaksanakan mandat pemerintah.

    "Tidak ada perusahaan yang mampu melaksanakan mandat kecuali keuangannya baik. Jadi kami, direksi maupun komisaris akan upayakan agar keuangan PLN sehat neracanya, sehat cash flownya," ujar Zulkifli Zaini.

    Selain menjaga neraca keuangan, ia menambahkan, PLN juga dituntut untuk mengatasi pemadaman listrik dan tarif yang terjangkau bagi masyarakat. "Kami menyadari harapan masyarakat, kita harus mampu atasi pemadaman listrik, sudah tentu tarif harus terjangkau," katanya.

    Dengan demikian, meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) juga menjadi poin penting, sehingga perusahaan lebih transparan dan akuntabel.

    "Transparansi, keterbukaan kepada publik, kecepatan bertindak namun dengan struktural yang baik dan risiko yang terukur," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.