Erick Thohir Janji Sikat Proyek-proyek Mafia di BUMN

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir. TEMPO/Muhammad Taufan Rengganis

    Menteri BUMN Erick Thohir. TEMPO/Muhammad Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir akan menyikat proyek-proyek BUMN yang berdasarkan keputusan oknum atau mafia.

    "Kami tidak akan mentoleransi proyek-proyek yang berdasarkan keputusan oknum atau mafia. Kami sikat," ujar dia di Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

    Erick ingin BUMN punya bisnis inti dan ahli dalam bisnis tersebut. Kalau bisa menjadi pemain yang tangguh, katanya.

    "Bukan menjadi follower (pengikut) apalagi mohon maaf menjadi tempatnya membuat proyek-proyek yang tidak jelas juntrungannya alias tidak jelas, secara ekonomi-bisnis tidak jelas, untuk pelayanan publik pun tidak jelas," ujar dia.

    Menurut dia, BUMN itu harus jelas model bisnisnya dengan menganalisa mau bersaing di mana, mengingat nanti BUMN hanya akan ada beberapa kluster saja.

    Hal tersebut, lanjut dia, diperlukan agar BUMN-BUMN bisa fokus ke bisnis intinya.

    Sebelumnya Erick mengatakan akan memperbaiki model bisnis masing-masing BUMN dalam rangka mengembalikan BUMN-BUMN ke bisnis intinya.

    Erick mengakui bahwa kalau bicara mengenai BUMN secara keseluruhan terdapat 22 perusahaan air minum, bahkan semua BUMN memiliki bisnis hotel.

    Erick Thohir mencontohkan PT PANN (Persero) yang tidak fokus pada bisnis intinya. BUMN tersebut bergerak dalam bisnis leasing kapal laut  tapi memiliki dua hotel dan juga mengurusi leasing pesawat terbang yang maskapainya sendiri sama sekali sudah tidak ada seperti Bouraq.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.