Helmy Yahya Pernah Dilarang Kakaknya Jadi Direktur Utama TVRI

Helmy Yahya memberikan keterangan kepada media terkait pemecatannya sebagai Direktur Utama TVRI, Jakarta, Jumat, 17 Januari 2020. Dewan Pengawas (Dewas) LPP TVRI mencopot Helmy berdasarkan beberapa alasan, di antaranya pembelian hak siaran Liga Inggris dan penunjukan atau pengadaan Kuis Siapa Berani. Tempo/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Pembawa acara kondang, Helmy Yahya, menceritakan kisahnya sebelum menempati posisi direktur utama di Televisi Republik Indonesia alias TVRI. Ia berujar pada mulanya rencananya untuk menakhodai stasiun televisi pelat merah itu ditentang oleh kakaknya, Tantowi Yahya.

 

"Saya ingat 2,5 tahun lalu saya berdiskusi dengan kakak saya Tantowi Yahya yang pernah jadi salah satu pimpinan Komisi I DPR, dia terus terang melarang saya untuk ngurusin TVRI, karena berat dan sulit," ujar dia dalam rapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

 

Helmy pun sempat memutuskan untuk mengikuti saran dari Tantowi tersebut. Dia sempat berpikir untuk tidak mengambil kesempatan tersebut. "Beliau adalah kakak saya dan saya adalah seorang adik yang penurut."

 

Namun, di keberjalannya, ada seseorang yang mendatangi Helmy. Dalam pertemuan itu, Helmy mengaku disadarkan bahwa pencapaian ekonomi maupun popularitasnya itu diperoleh dari dunia televisi, tak terkecuali melalui TVRI sebagai tempat belajar.

 

"Saya akui iya, saya belajar di TVRI 10 tahun, tidak terpikir saya sudah mencapai semuanya dan ini saatnya untuk kembali ke dunia televisi, terutama kepada TVRI," tutur Helmy. Ia pun akhirnya berunding dengan istrinya. Dari sana, dia pun memutuskan untuk melawan larangan dari Tantowi dan melanjutkan proses menjadi direktur utama. Ia pun terpilih pada 29 November 2017.

 

Saat pertama kali menangani stasiun televisi publik milik pemerintah itu, baru lah ia menyadari bahwa argumen Tantowi benar. "Kondisinya ternyata betul kakak saya," tutur dia. Kondisi yang Helmy maksud antara lain usia sumber daya manusia yang kurang ideal. Sebabnya, dari 4.800 karyawan itu 72 persen berusia di atas 40 tahun, dan generasi muda hanya 38 persen. Komposisi itu, menurut Helmy kurang ideal untuk industri media.

 

Persoalan lainnya, menurut Helmy adalah peringkat TVRI jeblok dibanding stasiun televisi lain. "Kami peringkat 15 dari 15 stasiun televisi," tutur dia. Belum lagi, anggaran dan remunerasi karyawan tergolong kecil. Di samping peralatan yang juga sudah cukup usang. Padahal, mereka harus bersaing dengan stasiun televisi lain.

 

Kendati demikian, Helmy mengaku tetap meneruskan amanah tersebut dibantu dengan sejumlah direksi yang menurut dia cukup baik. Ia pun mengklaim telah meraih sejumlah capaian dalam periodenya yang sekitar dua tahun itu.  "Namun kemudian sya diberhentikan dengan sangat cepat, apakah saya menyesal? Tidak, ini lah perjalanan hidup," tutur dia.

 

Dewan Pengawas TVRI sebelumnya telah memecat Helmy Yahya melalui surat bernomor 8/DEWS/TVRI/2020. Sebelum dipecat, Helmy sempat dinonaktifkan dari jabatannya pada 4 Desember 2019. Helmy lalu mengirim surat pembelaan yang dikirimkan kepada Dewan Pengawas pada 18 Desember 2019.

 

CAESAR AKBAR






Hari Dongeng Nasional, Asal-usulnya Berhubungan dengan Pak Raden Si Unyil

2 hari lalu

Hari Dongeng Nasional, Asal-usulnya Berhubungan dengan Pak Raden Si Unyil

Di Indonesia Hari Dongeng Nasional diperingati pada 28 November. Tanggal itu dipilih, karena bersamaan dengan tanggal lahir Suyadi


Setelah Jabodetabek, Kominfo Akan Matikan Siaran TV Analog di 284 Kabupaten dan Kota

7 hari lalu

Setelah Jabodetabek, Kominfo Akan Matikan Siaran TV Analog di 284 Kabupaten dan Kota

Setelah mematikan siaran tv analog di Jakarta, Kominfo bakal melanjutkannya di 93 wilayah layanan di 284 kabupaten/kota.


Konferensi Musik M20 Summit Gaungkan Pesan G20 tentang Lingkungan dan Perubahan Iklim

27 hari lalu

Konferensi Musik M20 Summit Gaungkan Pesan G20 tentang Lingkungan dan Perubahan Iklim

M20 Summit conference diikuti 100 delegasi yang terinci 30 peserta dari Indonesia dan 70 orang dari negara undangan G20.


Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

39 hari lalu

Mengenang Bu Kasur, Tokoh Pendidikan yang Berpulang 20 Tahun Lalu, Setiap Lagunya Tanpa Huruf R

Tokoh pendidikan Bu Kasur pada 22 Oktober, 20 tahun lalu waf. Ia dan Pak kasur telah membuat lagu sekitar 150 anak-anak. Ini keunikan lagunya.


Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

19 September 2022

Jokowi Telah Kirimkan 15 Nama Calon Dewan Pengawas LPP TVRI ke DPR

Johnny G. Plate mengatakan Presiden Jokowi telah mengirimkan 15 nama calon anggota dewan pengawas LPP TVRI ke DPR


Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

25 Agustus 2022

Jalan Panjang 60 Tahun TVRI, Apa Acara yang Masih dalam Kenangan?

Sebagai stasiun televisi pertama di Indonesia, TVRI memiliki sejarah panjang. Berbagai acara pernah lekat di masyarakat, acara apakah favoritmu dulu?


Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

24 Agustus 2022

Kelahiran TVRI dan 24 Agustus Sebagai Hari Televisi Nasional

Pemerintah Indonesia pada 1961 memutuskan untuk memasukkan proyek media massa televisi (TVRI) ke dalam proyek pembangunan Asian Games IV 1962.


24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

24 Agustus 2022

24 Agustus 1962: Kilas balik TVRI Mengudara Perdana Siaran Langsung Asian Games IV

Tanggal tersebut saat ini dikenal sebagai hari kelahiran Televisi Republik Indonesia atau TVRI sebagai jaringan televisi pertama di Indonesia


Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

11 Agustus 2022

Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai sekarang ruang publik dipenuhi oleh isu negatif, disinformasi, dan berita bohong.


Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

4 Agustus 2022

Rekam Jejak Pemerintah Orde Baru yang Alergi Rambut Gondrong

Pada masa pemerintahan Orde Baru, rambut gondrong mendapatkan stigma negatif, bahkan dilarang.