Budi Karya Rombak Pejabat Eselon I di Kementerian Perhubungan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) melambaikan tangan ke arah penumpang KA Jaka Tingkir saat meninjau di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Peninjauan diselenggarakan untuk menghadapi masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) melambaikan tangan ke arah penumpang KA Jaka Tingkir saat meninjau di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, 21 Desember 2019. Peninjauan diselenggarakan untuk menghadapi masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi merombak sejumlah pejabat eselon I di lingkungan kementeriannya pada Selasa, 28 Januari 2020. Informasi disampaikan Budi Karya saat menghadiri rapat dengar pendapat di Komisi V DPR RI.

    "Tadi pagi kami baru saja melakukan pelantikan pejabat eselon I. Kami perkenalkan beberapa pejabat yang hadir di sini," ujar Budi Karya di kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa pagi.

    Budi Karya merinci, pejabat yang diganti tersebut meliputi empat posisi. Di antaranya Direktur Jenderal Perhubungan Udara. Posisi yang semula diisi oleh Polana Banguningsih Pramesti ini digantikan oleh mantan Direktur Utama AirNav, yakni Novie Riyanto.

    Selanjutnya, Polana mengisi jabatan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek yang semula diisi oleh Bambang Prihartono. Sementara itu, Bambang diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan.

    Kemudian, Budi Karya menukar posisi Kepala Badan Pembangunan dan Sumber Daya Manusia dan Kepala Badan Penelitian Pembangunan. Saat ini, posisi Kepala BPSDM diduduki oleh Sugihardjo. Sedangkan Kepala Balitbang diisi oleh Umiyatun Trihayati Astuti.

    Selain mengganti empat posisi tersebut, Budi Karya mengangkat Inspektur Jenderal Kemenhub. Kursi ini ditempati oleh I Gede Pasek Suardika yang semula menduduki posisi Staf Ahli Pengembangan Kawasan Ekonomi dan Perhubungan.

    Selain menyampaikan pengisian lima pejabat tersebut, Budi Karya turut mengenalkan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra. Irfan tampak turut hadir dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR Lasarus itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.