Kunjungan Turis Cina Terganggu Akibat Kekhawatiran Virus Corona?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona. Sumber: wikipedia.org

    Ilustrasi virus corona. Sumber: wikipedia.org

    TEMPO.CO, Batusangkar - Ratusan wisatawan asal Kota Kunming, Cina, batal mengunjungi Istano Basa Pagaruyung dan menyaksikan kegiatan pacu jawi di Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan, Sumatera Barat, yang diagendakan pada Senin, 27 Januari 2020. Akibat kekhawatiran virus Corona?

    Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi di Batusangkar, Senin, mengatakan dibatalkannya kunjungan wisatawan asal Cina itu ke daerahnya setelah menimbulkan respons dari berbagai pihak, baik di media sosial maupun disampaikan langsung melalui telepon.

    Respons tersebut terkait wabah Virus Corona yang sedang melanda "Negara Tirai Bambu" itu yang dikhawatirkan menyebar melalui wisatawan Cina tersebut.

    Kemudian dilakukan berbagai kajian dan berkoordinasi dengan pihak manajemen, pimpinan rombongan kunjungan, tim pendamping, dan tim medis menyampaikan hal tersebut.

    "Setelah dilakukan koordinasi, mereka memahami apa yang kita sampaikan. Maka diambil kesimpulan bahwa kunjungan mereka yang direncanakan ke Istano Basa Pagaruyung, Indo Nolito, dan menyaksikan pacu jawi sangat terpaksa dibatalkan," katanya.

    Bupati berharap setelah pembatalan kunjungan wisatawan dari Kota Kunming itu kondisi dan situasi di Tanah Datar tetap dalam kondisi yang kondusif.

    "Harapan kita situasi dan kondisi masyarakat di Tanah Datar tetap aman dan kondusif, setelah dibatalkannya kunjungan turis asal China itu," ujar Irdinansyah.

    Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanah Datar Abdul Hakim mengatakan kunjungan wisatawan asal Cina itu dibatalkan setelah Pemda Tanah Datar melakukan koordinasi bersama kedua belah pihak.

    "Karena kunjungan mereka tidak pada kondisi yang tepat,  sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat kita di Tanah Datar, maka dari itu diputuskan kunjungan mereka dibatalkan ke Tanah Datar," katanya.
     
    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.