Alasan Ganjar Pranowo Dukung Distribusi Elpiji Tertutup

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri).

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kiri).

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung rencana pemerintah melakukan distribusi elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram secara tertutup agar tepat sasaran dan mengantisipasi berbagai penyimpangan.

    "Jateng sudah lama mengusulkan (distribusi tertutup) kalau memang subsidi itu ingin tepat sasaran, ya harus diubah mekanismenya. Selama ini tidak tepat sasaran karena saya beberapa kali temui orang lapor. Setelah dicek ternyata dia PNS, dia dosen, pasti mampu dong," kata Ganjar saat dihubungi melalui telepon dari Semarang, Senin, 27 Januari 2020.

    Menurut dia, distribusi atau cara penjualan elpiji bersubsidi yang dilakukan secara terbuka akan membuat orang tetap memburunya. Meskipun tertulis hanya untuk kalangan miskin, banyak orang tidak peduli karena mayoritas masyarakat ingin membeli barang apapun dengan harga yang paling murah.

    Selain itu, kata dia, disparitas harga antara tabung gas elpiji subsidi dan non-subsidi sangat tinggi sehingga jika pendistribusiannya secara terbuka, maka dapat dipastikan tidak tepat sasaran.

    "Seandainya mau pola distribusinya baik, memang harus dibenahi. Kalau tidak pasti berisiko," ujar dia.

    Dia mengatakan jika pemerintah ingin membenahi hal tersebut maka harus mengevaluasi soal distribusi elpiji bersubsidi.

    Ganjar mencontohkan tentang pupuk di Jawa Tengah yang sering dikeluhkan petani, tapi dengan perbaikan sistem dan mekanisme melalui kartu tani, maka permasalahan pupuk di Jateng bisa diatasi.

    "Sekarang relatif tidak terdengar lagi orang menjual pupuk ke luar karena pembelinya sudah ada, ketahuan. Bahwa kemudian kuotanya kurang ya itu kami selesaikan, maka perbaikan sistem itu bisa dilakukan dengan kartu, identitas, ataupun ketepatan potensi sasarannya," kata Ganjar Pranowo.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.