Virus Corona, Larangan Terbang ke Wuhan Diperkirakan Sebulan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto tak bertanggal ini menunjukkan petugas medis berpose sembari mengepalkan tangannya di tengah kesibukan menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina.  THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO via REUTERS

    Foto tak bertanggal ini menunjukkan petugas medis berpose sembari mengepalkan tangannya di tengah kesibukan menangani pasien virus Corona di rumah sakit di Wuhan, Cina. THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan imbauan penutupan rute penerbangan ke Wuhan, China kemungkinan akan berlangsung tiga pekan sampai satu bulan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran  Virus Corona

    "Mungkin diperkirakan bisa sampai tiga pekan atau satu bulan, kalau melihat apa yang terjadi di Wuhan," ujar Menhub di Tangerang, Banten pada Minggu, 26 Januari 2020.

    Menurut Budi Karya, pihaknya belum bisa melihat dan menyampaikan, mengingat situasi di sana (Wuhan) masih krusial dan ditutup. "Kalau di Wuhan sudah jelas, tidak ada penerbangan dari dan ke Wuhan. Kemarin Lion Air sempat akan mengembalikan penumpang, namun di Wuhan sudah ditutup jadi penerbangan yang kembali juga kosong," katanya.

    Berkaitan dengan kota-kota China lainnya, Kementerian Perhubungan akan membahas hal tersebut dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri terhadap perkembangan yang terjadi di China.

    Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan untuk sementara waktu pemerintah akan menutup penerbangan rute Wuhan, China, guna mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona.

    Meski tidak ada peringatan perjalanan (travel warning) resmi karena kejadian tersebut, Budi menyebut secara langsung pemerintah telah menyampaikan penutupan rute Wuhan kepada maskapai.

    Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melaksanakan pengawasan ketat berkenaan dengan kedatangan orang dan barang dari luar negeri guna mencegah penularan virus corona baru yang telah menimbulkan wabah di Kota Wuhan, China.

    Kepala Negara mengatakan bahwa hingga Jumat, 24 Januari 2020 siang, belum ada warga negara Indonesia yang dijangkiti virus Corona, yang penyebarannya menimbulkan keprihatinan global.

    Hingga saat ini pemerintah Republik Indonesia belum mengeluarkan peringatan perjalanan atau travel warning menuju China terkait Virus Corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.