1.500 Hektare Kawasan Industri Tenayan Akan Dibebaskan untuk CPO

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sawit 2

    Sawit 2

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Pekanbaru akan membebaskan lahan seluas 1.500 hektare di Kawasan Industri Tenayan (KIT) sebagai lokasi pembangunan industri hilir minyak sawit mentah/crude palm oil (CPO).

    "Ini pembebasan tahap pertama luasnya 1.500 hektare lebih dari 3.000 hektare di wilayah KIT," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di Pekanbaru, Minggu, 26 Januari 2020.

    Firdaus mengatakan tindakan pembebasan lahan KIT ini dilakukan setelah ditetapkannya wilayah itu sebagai salah satu kawasan strategis industri nasional beberapa waktu lalu, di mana KIT masuk dalam 14 Kawasan Industri Strategis untuk Pulau Sumatera.

    Untuk Provinsi Riau, hanya ada dua daerah yang masuk, yaitu Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya dan Kabupaten Siak di daerah Tanjung Buton.

    "Kawasan Industri Tenayan, bagian dari RPJMN 27 kawasan industri strategis nasional, dan bagian dari 14 kawasan di Pulau Sumatera, sehingga dapat menjadi proyek strategis nasional 2020," kata Firdaus.

    Menurut dia, kawasan akan menyediakan ratusan ribu lapangan pekerjaan. Sebab, investasi yang bakal ditanam di lahan seluas itu mencapai Rp 28 triliun.

    "Akan terbuka 155 ribu lapangan pekerjaan nantinya dan masuknya investasi baru sekitar Rp 28 triliun," katanya.

    Menurut dia, dengan adanya KIT ini dapat menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat ke depannya karena akan muncul kawasan perkotaan baru. Belum lagi, lapangan pekerjaan dari sektor informal yang akan mendukung kawasan itu.

    Untuk itu, katanya menambahkan, perlu adanya dukungan dari semua pihak untuk pembangunan Kawasan Industri Tenayan ini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.