PLN Normalkan Listrik Pasca Banjir di Jakarta

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyantap makanannya di salah satu warung makan yang tergenang air banjir di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020.  ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Warga menyantap makanannya di salah satu warung makan yang tergenang air banjir di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta, Jumat, 24 Januari 2020. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - PLN telah menormalkan seluruh kelistrikan di Wilayah yang sebelumnya padam akibat banjir pada Jumat sore, 24 Januari 2020 pukul 16.45 WIB. Penormalan dilakukan setelah PLN memastikan keamanan warga serta kondisi infrastruktur kelistrikan di wilayah terkena dampak banjir.

    "Sebelumnya, akibat hujan sejak pagi, PLN terpaksa memadamkan 42 gardu listrik hari ini untuk keamanan masyarakat agar tidak tersengat aliran listrik. Tapi sekarang sudah normal semua, tidak ada yang padam," ujar Ikhsan Asaad, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya dalam keterangan tertulis. Ikhsan mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan hati-hati jika hujan kembali turun.

    Sebelumnya, sejumlah wilayah di ibu kota kembali banjir menyusul hujan lebat yang mengguyur Jakarta sejak pagi tadi. Akibatnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terpaksa memadamkan listrik di 15 gardu distribusi.

    SRM General Affairs PLN UID Jakarta Raya Tris Yanuarsyah mengatakan, pemadaman ini terpaksa dilakukan demi keselamatan warga. Gardu distribusi listrik tersebut nantinya akan kembali dinyalakan apabila kondisi benar-benar dalam keadaan aman.

    PLN pun mengimbau masyarakat yang wilayahnya mulai tergenang air untuk segera mematikan listrik dari miniature circuit breaker (MCB), mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak, dan menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman. Apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, lanjutnya, segera hubungi contact center 123 atau kantor PLN terdekat dan meminta untuk dipadamkan.

    "Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk menyalurkan energi listrik," katanya seperti dikutip dalam rilis, Jumat 24 Januari 2020.

    Adapun sejumlah wilayah dan pusat bisnis yang terdampak akibat pemadaman gardu tersebut antara lain PT Label Prakarsa, Hotel Jayakarta, Panin Bank, jalan Batu Tulis dan sekitarnya, serta Jalan Kepu Utara dan sekitarnya. 

    Wilayah lain yang juga tergenang banjir adalah Jalan Cempaka Putih Barat dan sekitarnya, Jalan Cempaka putih Tengah dan sekitarnya, serta Villa Gading indah dan sekitarnya. Kemudian juga wilayah jaJan Kapuk Kamal Pergudangan Eco Park dan jalan Kamal Indah (Pertigaan Benda Raya-Tegal Alur).

    CAESAR AKBAR | BISNIS 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Banjir Jakarta, Bolak-Balik Terendam Akibat Cuaca Ekstrem

    Banjir Jakarta bolak-balik terjadi. Kali ini akibat cuaca ekstrem. BPBD sebut 10,74 persen RW di ibu Kota terdampak.