Jokowi Resmikan Landasan Pacu 3 Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) dan Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (tengah) meninjau meninjau perkembangan pembangunan landasan pacu ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Jumat 21 Juni 2019. Pembangunan landasan pacu ketiga di Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 86 persen dan rencananya dioperasionalkan pada Juli 2019. ANTARA FOTO/Biro Pers-Laily Rachev

    Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) dan Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (tengah) meninjau meninjau perkembangan pembangunan landasan pacu ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Jumat 21 Juni 2019. Pembangunan landasan pacu ketiga di Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 86 persen dan rencananya dioperasionalkan pada Juli 2019. ANTARA FOTO/Biro Pers-Laily Rachev

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada hari ini meresmikan landasan pacu (runway) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

    "Pada sore hari ini saya resmikan Runway 3, East Cross Connection Taxiway, Terminal 3, dan Gedung VIP Bandara Internasional Soekarno-Hatta," katanya di Kompleks Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 23 Januari 2020.

    Jokowi berharap dengan adanya tambahan landasan pacu dan gedung VIP ini pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta menjadi lebih baik. "Kemudian pengaturan manajemen untuk datang dan pergi, take off dan landingnya, juga akan kapasitas akan lebih banyak," ucapnya.

    Ia menjelaskan pembangunan East Connection Taxiway ini berjarak 35 tahun dari West Connection Taxiway yang dibangun pada 1985. "Harusnya kalau West-nya dibangun East-nya juga dibangun sehingga (pesawat) tidak muter," tuturnya. "Moga-moga dengan ini kita akan melihat kapasitas bandara ini akan lebih meningkat."

    Pada peresmian ini, Kepala Negara tiba di Bandara Soetta pada pukul 18.00 WIB didampingi beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju. Mereka adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Erick Thohir.

    PT Angkasa Pura II (Persero) telah mengoperasikan penuh runway 3 Bandara Soetta sejak 20 Desember 2019. Dimensi runway baru itu mencapai 3.000 x 60 meter dari sebelumnya saat diuji coba sejak Agustus 2019 dengan dimensi 2.500 x 45 meter.

    Bandara Soetta sebelumnya mempunyai dua runway, yaitu Runway 1 di utara dan runway 2 di selatan. Kehadiran runway 3 yang berlokasi di selatan akan membuat lebih banyak pesawat bisa mendarat (landing) dan lepas landas (take off).

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan,adanya runway 3 bandara membuat kapasitas pesawat yang bisa mendarat di bandara mencapai 100 pesawat per jam dari sebelumnya dua runway, sebanyak 82 pesawat per jam. Dia juga mengatakan kehadiran runway 3 karena pesawat tak perlu lagi berlama-lama di udara (airborne holding) untuk mengantre pendaratan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.