Setahun Vakum, Garuda Buka Lagi Rute Penerbangan Baubau

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Garuda Indonesia

    Logo Garuda Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta  - PT Garuda Indonesia akan kembali membuka rute penerbangan di Bandara Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebelumnya, rute penerbangan dari dan menuju Baubau ini telah hampir satu tahun tidak beroperasi.

    Branch Manager PT.Garuda Indonesia Cabang Kendari, Syaiful Bahri, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Pemerintah Kota Baubau. Hasil pertemuan, Garuda Indonesia akan mengoperasikan kembali pesawat penumpang regional jarak pendek ATR72 berkapasitas 70 penumpang.

    Menurut Saiful, pesawat Garuda tersebut akan terbang dari Bandara Hasanuddin Makassar pukul 09.45 Wita dan akan tiba di Bandara Betoambari Baubau pukul 11.00 Wita. Kemudian bertolak dari Baubau menuju Kendari pukul 11.30 Wita, dan Kendari menuju Wangi-Wangi (Wakatobi) pukul 12.40. Kemudian Wangi-wangi - Kendari pukul 14.15 Wita, dan Kendari –Baubau 15.35 Wita.

    "Jadi rutenya start dari Ujung Pandang – Baubau, Baubau – Kendari, Kendari–Wangi-wangi. Khusus untuk Baubau setiap hari ada, kalau Wangi-Wangi seminggu tiga kali," ungkap Syaiful di Baubau, Rabu 22 Januari 2020.

    Rute penerbangan Garuda ini akan beroperasi di Baubau setiap hari sementara Wangi-Wangi tiga kali beroperasi dalam seminggu.

    Wali Kota Baubau As Tamrin menyambut baik langkah PT Garuda Indonesia. Rute penerbangan yang dibuka akan meramaikan transportasi udara di kota Baubau sekaligus mendorong mobilitas wisatawan baik lokal maupun mancanegara. "Ini dalam rangka mendorong geliat wisatawan di Baubau," ungkap Wali Kota Baubau dua periode itu.

    Pemkot Baubau juga akan menggandeng pihak-pihak terkait, di antaranya Asosiasi Travel Agency (Asita), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), bandara dan Dinas Perhubungan setempat.

    "Kami yakinkan mereka bahwa Pemkot membuka ruang dan akses bagi Garuda untuk membuka jalur rute penerbangan, Bandara memperpanjang landasan pacunya, teman-teman ASITA, PHRI dan Pramuwisata dan Pemkot Baubau medukung sepenuhnya," tutur AS Tamrin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.