Istana Apresiasi Pembentukan Panja Jiwasraya di DPR

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Staf Khusus Bidang Komunikasi sekaligus Juru Bicara Presiden Joko Widodo Fadjroel Rachman tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Staf Khusus Bidang Komunikasi sekaligus Juru Bicara Presiden Joko Widodo Fadjroel Rachman tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 22 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Istana Kepresidenan melalui Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi) Fadjroel Rachman mengapresiasi dan menyambut positif pembentukan Panja Jiwasraya oleh Komisi VI dan Komisi XI DPR.

    “Pemerintah menyambut positif pembentukan Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya oleh Komisi VI dan Komisi XI DPR,” kata Fadjroel Rachman dalam pesannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

    Ia menambahkan visi dan misi tersebut selaras dengan pemerintah yaitu meningkatkan pengawasan terhadap industri jasa keuangan.

    Di sisi lain juga dalam rangka menentukan langkah-langkah terukur restrukturisasi Jiwasraya dan penyelamatan dana nasabah.

    “Dengan Panja ini diharapkan industri jasa keuangan Indonesia semakin terawasi dengan sangat baik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

    Kemarin, Komisi VI mengumumkan struktur anggota Panja Asuransi Jiwasraya yang akan fokus pada upaya mencari solusi terbaik dalam penyelamatan ataupun restrukturisasi Jiwasraya.

    Panja yang akan diketuai oleh Aria Bima akan mengkaji tiga opsi penyelamatan melalui pembentukan holding asuransi BUMN, privatisasi atau pelepasan saham Jiwasraya, hingga Penyertaan Modal Negara (PMN).

    Sedangkan Komisi XI lebih ke keuangan dan ekonomi sehingga lebih banyak ke pengawasan industri keuangan. Sementara di komisi III akan fokus pada penegakan hukum.

    ANTARA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.