Di WEF, Luhut Pandjaitan Soroti Peran Perusahaan Teknologi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menegaskan pentingnya kerja sama pemerintah dengan perusahaan teknologi demi memperbaiki kondisi ekonomi sosial.

    Penegasan itu disampaikan Luhut saat memberikan sambutan pembukaan dalam GrabLuncheon dengan Big Tech Companies yakni Microsoft, VMWare, Global Uber dan Global Mastercard President Singapore ICT Minister, yang digelar dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) 2020 di Davos, Swiss, Selasa (21/1).

    "Khususnya hari ini, saya ingin mengatakan tentang peran Pemerintah dalam bekerja bersama dengan perusahaan teknologi untuk memanfaatkan teknologi untuk kemajuan perbaikan ekonomi dan sosial bagi warga negara kita," katanya dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

    Luhut mengungkapkan saat ini tanpa disadari manusia selalu dikelilingi oleh teknologi. Digitalisasi dan teknologi hampir selalu mengiringi semua kegiatan yang dilakukan manusia.

    "Setiap orang memiliki hak untuk mendapat manfaat dari ekonomi digital. Untuk mendapatkan lebih banyak, untuk memilih pekerjaan yang fleksibel, dan untuk belajar keterampilan baru. Di wilayah berkembang seperti Asia Tenggara, memberi orang akses ke platform digital dapat meningkatkan kualitas hidup secara signifikan untuk generasi berikutnya," katanya.

    Luhut juga menjelaskan, guna meningkatkan teknologi itu, Presiden Indonesia Joko Widodo berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

    "Dan di sinilah saya percaya perusahaan teknologi akan memiliki peran penting di dalamnya. Seperti dengan Indonesia, saya percaya banyak pemerintah di seluruh dunia memandang para pemimpin industri seperti Anda untuk bekerja bahu-membahu bersama dalam mengembangkan bakat berkualitas untuk membantu membangun bangsa," ungkapnya.

    Luhut berharap perusahaan teknologi nantinya dapat membantu pemerintah untuk juga membangun ekosistem yang tepat untuk pusat Research and Development (R&D) untuk dampak jangka panjang bagi semua bangsa.

    "Penting juga bahwa perusahaan teknologi berkomitmen untuk berada di sini untuk jangka panjang, membangun untuk generasi masa depan, tidak hanya menghasilkan uang, tetapi juga membantu pemerintah menemukan solusi untuk masalah kita," katanya.

    Sebagai penutup, Luhut menekankan pemerintah Indonesia terbuka untuk bekerja dengan sektor swasta, dan dirinya percaya bahwa banyak negara lain mengambil pendekatan yang sama seperti apa yang dilakukan pemerintah Indonesia.

    "Bagi para pemimpin sektor swasta dan industri teknologi seperti Anda, penting untuk menunjukkan komitmen yang sama terhadap pembangunan masyarakat dan bangsa. Itu adalah cara terbaik bagi pemerintah dan sektor swasta untuk bekerja sama, menggunakan teknologi untuk selamanya," kata Luhut Pandjaitan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.