Direktur Utama Garuda Indonesia Ditetapkan dalam RUPSLB Hari Ini

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Tony Hartawa

    Ilustrasi Garuda Indonesia. TEMPO/Tony Hartawa

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan ditetapkan pada hari ini, Rabu, 22 Januari 2020. Penetapan pempimpin definitif perusahaan pelat merah itu bakal diumumkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB.

    Berdasarkan agenda resmi yang diperoleh Tempo dari tim Corporate Secretary Garuda Indonesia, RUPSLB akan digelar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. "RUPSLB dilaksanakan di kantor Garuda City Center (GCC), kompleks Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang," tulis humas dalam undangan yang diterima sedari kemarin, 21 Januari 2020.

    Sejumlah nama digadang-gadang menjadi calon kuat Direktur Utama Garuda Indonesia. Salah satunya ialah mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia, Irfan Setiaputra.

    Irfan belum banyak berkomentar soal kabar pencalonannya. Ia mengakui belum memperoleh panggilan secara langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir. "Belum ada pemanggilan sampai petang ini," tuturnya saat dihubungi Tempo pada Selasa, 21 Januari 2020.

    Selain Irfan, nama-nama lain pernah beredar sebagai calon Direktur Utama Garuda Indonesia. Misalnya Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Direktur Komersial Angkasa Pura I Daan Achmad, dan Direktur Utama Citilink Julaindra Nurtjahjo.

    Menteri Erick sebelumnya mengakui telah menyorongkan tiga nama calon bos maskapai pelat merah ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, Arya Sinulingga, beberapa waktu lalu menyatakan sosok pengganti bos Garuda Indonesia itu kemungkinan berasal dari kalangan eksternal perusahaan.

    "Yang pasti bahwa orang yang tidak terkontimassi dengan masalah-masalah di Garuda Indonesia," ujar Arya di kantornya, Senin petang, 13 Januari 2020.

    Arya enggan menggamblangkan tiga nama yang telah masuk pusaran calon kuat bos Garuda. Namun, ia menyatakan ketiganya masing-masing berasal dari kalangan bisnis maskapai, keuangan, serta manajemen dan keuangan.

    Nama-nama itu dianggap memenuhi kriteria sebagai pemimpin yang dapat membereskan persoalan-persoalan yang ada di manajemen saat ini. Bos anyar tersebut nantinya akan menanggung tugas menyehatkan keuangan perseroan.

    Meski Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas ditengarai akan memilih pihak eksternal untuk calon dirut, Arya tak menampik orang-orang lama di jajaran pimpinan masih bakal dipertahankan. "Internal tetap ada. Mereka kan yang tahu kondisi di dalam," ujarnya.

    Direktur Utama Garuda Indonesia yang ditetapkan dalam RUPSLB hari ini bakal menggantikan posisi bos sebelumnya, yakni I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara yang dipecat karena tersangkut kasus kargo gelap. Selain direktur utama, RUPSLB bakal menetapkan nama baru untuk posisi empat direktur lainnya.

    Di antaranya Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, Direktur Operasi, Direktur Human Capital, serta Direktur Teknik dan Layanan. Posisi direktur-direktur tersebut sebelumnya dijabat secara rangkap oleh Direktur Keuangan Garuda Fuad Rizal dan Direktur Niaga Pikri Ilham.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara