PPATK Telusuri Aliran Uang Terkait Dugaan Korupsi Jiwasraya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sedang menelusuri aliran dana kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Hal itu dilakukan setelah diminta Kejaksaan Agung sebelumnya.

    Hasil pemeriksaan aliran uang terkait dugaan korupsi Jiwasraya tersebut, kata Kiagus, nantinya akan langsung diserahkan ke aparat penegak hukum. “Nah itu kita sedang berproses dan hasilnya kami sampaikan kepada penegak hukum. Nanti dikonfirmasinya dengan Kejaksaan Agung saja,” katanya di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

    Lebih jauh, Kiagus menuturkan permintaan pemeriksaan aliran dana tersebut baru diterima PPATK pada pekan lalu. Permintaan ini datang setelah PPATK menyelesaikan permohonan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mendeteksi kerugian negara.

    “Kita masuk berdasarkan permintaan seperti dari BPK untuk melihat kerugian negara dan kami sudah sampaikan ke sana dan dari Kejaksaan yang saat ini sedang berproses,” ucap Kiagus.

    Nantinya, kata Kiagus, PPATK akan menelusuri secara keseluruhan setiap transaksi dari perusahaan maupun individu yang berkaitan dengan permasalahan Jiwasraya, termasuk para pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Tidak hanya lima orang itu, jadi kita melihatnya dari keseluruhan baik ke korporasi maupun individunya. Kita dalam suatu penelusuran transaksi akan melihat secara komprehensif,” ujarnya.

    Namun Kiagus belum dapat memastikan adanya potensi tersangka tambahan. Pasalnya, proses penelusuran terkait aliran dana Jiwasraya masih berlangsung dan belum diketahui terkait target penyelesaiannya.

    PPATK, kata dia, tak bisa memasang target karena tergantung kepada layering uang dilakukan. "Kalau banyak, maka penyidikan akan membutuhkan waktu. Secara bertahap kami sampaikan kepada penegak hukum karena mereka yang akan menentukan lebih lanjut."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.