Ditanya Soal Kebijakan KKP, Susi Pudjiastuti: Saya Mana Tahu

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan baru, Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti dalam acara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Oktober 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    Menteri Kelautan dan Perikanan baru, Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti dalam acara serah terima jabatan di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Oktober 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta- Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memaparkan soal sengketa Natuna dan kebijakan kelautan dalam acara Ngopi bareng Presiden PKS di Gedung DPP PKS pada Senin, 20 Januari 2020.

    Dalam diskusi tersebut, Susi ditanya soal kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dinilai tidak selaras dengan kebijakannya ketika menjabat.
    "Harus tanya yang melakukan perubahan, jangan saya, saya mana tahu," ujar Susi di Gedung DPP PKS pada Senin, 20 Januari 2020.

    Menurut Susi, peraturan-peraturan yang dibuatnya ketika menjabat disesuaikan dengan visi dan misi Presiden Jokowi. Visi dan misi tersebut yaitu untuk menjadikan laut masa depan bangsa.

    Terkait perbedaan kebijakan Menteri KKP saat ini, Edhy Prabowo, dia enggan mengomentari lebih lanjut. "Jadi ya mungkin sudah tidak (lagi), misinya sudah berubah, barang kali. I don't know," kata Susi Pudjiastuti.

    Susi juga menegaskan bahwa setiap kebijakan dan program menteri pasti diselaraskan dengan visi dan misi presiden. Menurutnya, yang paling utama adalah bagaimana menjadikan laut Indonesia sebagai poros utama maritim dunia.

    Edhy Prabowo dan Susi Pudjiastuti memiliki pandangan berbeda di beberapa persoalan kelautan dan perikanan. Sebut saja soal ekspor benih lobster hingga sikap terhadap masuknya kapal Cina di perairan Natuna.

    DEA REZKI GERASTRI | KODRAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.