BKN Jelaskan Tahapan Hingga Pengumuman Hasil Seleksi CPNS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta calon pegawai negeri sipil mengikuti simulasi tes berbasis computer assisted test (CAT) tahap kedua di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bandung, Jawa Barat, Selasa, 14 Januari 2020. Sebanyak 1000 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang sudah teregistrasi mengikuti kegiatan simulasi tes berbasis CAT guna menyiapkan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang rencananya akan digelar pada akhir Januari - Februari 2020. ANTARA

    Peserta calon pegawai negeri sipil mengikuti simulasi tes berbasis computer assisted test (CAT) tahap kedua di Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bandung, Jawa Barat, Selasa, 14 Januari 2020. Sebanyak 1000 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang sudah teregistrasi mengikuti kegiatan simulasi tes berbasis CAT guna menyiapkan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang rencananya akan digelar pada akhir Januari - Februari 2020. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana menjelaskan proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS setelah lembaganya mengumumkan penjadwalan Seleksi Kompetensi Dasar.

    "SKD mulai 27 Januari 2020, hari ini kan penjadwalan diumumkan, lalu setelah selesai, lanjut SKB alias Seleksi Kompetensi Bidang," ujar Bima di selepas rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020.

    Nantinya, setelah Seleksi Kompetensi Bidang selesai, nilai dari SKD akan ditambahkan dengan hasil ujian tersebut. Setelah itu, baru hasilnya diumumkan.

    Berdasarkan bahan paparan BKN, secara terperinci jadwal pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS 2019 antara lain Pelaksanaan SKD pada 27 Januari hingga 28 Februari 2020. Berikutnya, pengumuman hasil SKD dilakukan pada 22 hingga 23 Maret 2020.

    Selepas itu, Seleksi Kompetensi Bidang dilakukan pada 25 Maret hingga 10 April 2020. Selanjutnya, hasil seleksi disampaikan pada 27 hingga 30 April 2020. Hasil seleksi akan diumumkan pada 1 Mei 2020, serta dilanjutkan dengan pengusulan penetapan Nomor Induk Pegawai pada 1 hingga 15 Juni 2020.

    Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (Paryono) mengatakan, beberapa kesiapan perlu dilakukan saat pengumuman telah dikeluarkan oleh instansi yang merekrut. "Peserta tes harus membaca dengan seksama pengumuman dari instansi, jangan salah baca sehingga salah baik hari maupun jam,” katanya kepada Bisnis, Senin 20 Januari 2020.

    Selain itu, peserta diminta memperhatikan seluruh pengumuman yang ada terkait pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS. Apalagi, beberapa instansi memberikan beberapa syarat khusus kepada peserta saat mengikuti tes pertama.

    Contohnya, biasanya panitia meminta peserta mengenakan baju putih dan celana hitam. Peserta tes CPNS juga harus membaca pengumuman secara terperinci termasuk jadwal tes baik jam maupun hari tes. Apabila salah melihat jadwal, peserta kemungkinan tidak mendapat kesempatan tes di waktu berbeda.

    “Hal-hal tersebut mesti dicermati. Oleh karena itu harus datang lebih awal [saat tes] untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

    Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta seluruh instansi penerima CPNS agar mengumumkan jadwal Seleksi Kompetensi Dasar pada Selasa besok. “Jadi mulai besok itu diharapkan seluruh instansi mengumumkan jadwal tes SKD, serta hal-hal yang berkaitan dengan tes SKD,” tuturnya

    Dengan pengumuman tersebut, pelamar akan mengetahui kapan, pukul berapa dan di mana lokasi tes yang ditentukan oleh panitia seleksi. BKN telah menyiapkan sedikitnya 425 titik lokasi tes untuk seleksi tersebut. Lokasi pelaksanaan SKD CPNS untuk instansi pusat dan instansi daerah yang disiapkan BKN terletak di Kantor BKN Pusat, 13 Kantor Regional BKN dan 20 UPT BKN. Sementara, untuk titik lokasi mandiri yang sarana prasarananya dibiayai oleh instansi penyelenggara rekrutmen, telah terdata sebanyak 391 titik.

    CAESAR AKBAR | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.