IHSG di Awal Pekan Dibuka Menguat di Level 6.310,50

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada awal perdagangan hari ini bergerak di zona hijau. Data Bloomberg menunjukkan IHSG dibuka menguat 0,3 persen atau 18,84 poin ke level 6.310,50 pada awal perdagangan hari ini.

    Pada pukul 09.080 WIB, indeks bergerak ke level 6.306,63 dengan penguatan 0,24 persen atau 14,97 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara pada perdagangan Jumat pekan lalu, indeks mengakhiri pergerakannya dengan menguat 0,09 persen atau 5,61 poin di posisi 6.291,66.

    Sebanyak delapan dari sembilan sektor terpantau bergerak di zona hijau, dipimpin oleh sektor aneka industri yang menguat 0,6 persen dan finansial yang naik 0,53 persen. Di sisi lain, sektor industri dasar melemah 0,39 persen.

    Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing menguat 1,09 persen dan 1,3 persen menjadi penopang utama atas penguatan IHSG pagi ini.

    Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Hal ini terjadi di tengah penantian pelaku pasar terhadap rilis sejumlah data ekonomi, termasuk data penjualan sepeda motor.

    Pekan lalu, Amerika Serikat (AS) dan Cina resmi meneken perjanjian damai dagang Fase pertama pada 15 Januari di Gedung Putih. Perjanjian damai dagang Fase II dikabarkan akan dibahas dalam waktu dekat. Presiden AS Donald Trump akan bertandang ke Beijing dalam waktu dekat untuk membahas kesepakatan tersebut.

    Sementara itu, rilis data ekonomi Cina pada Jumat pekan lalu terkait data periode Desember sesuai dengan ekspektasi pasar, tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk hari ini akan ada rilis data penjualan sepeda motor untuk bulan Desember 2019.

    Pada Jumat pekan lalu, bursa saham AS ditutup menguat. Dow Jones naik sebesar +0,17 persen, S&P naik 0,39 persen, dan Nasdaq +0,34 persen. Lalu, bursa saham Eropa pada akhir pekan lalu juga ditutup positif.

    Sementara itu, mayoritas bursa saham lainnya di Asia juga menguat. Indeks Topix dan Nikkei 225 masing-masing naik 0,49 persen dan 0,18 persen, sedangkan indeks Hang Seng menguat 0,01 persen. “Kami perkirakan IHSG pada hari ini akan menguat menyusul positifnya bursa saham regional dan global,” seperti dikutip dari tim riset Samuel Sekuritas, Senin, 20 Januari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.