Awasi Natuna, Luhut Sebut Prabowo akan Beli Kapal Perang Denmark

Reporter

Editor

Rahma Tri

KRI Tjiptadi-381 (kanan) dan KRI Teuku Umar-385 (kiri) mengikuti sailing pass di Laut Natuna, Kepulauan Riau, Rabu, 15 Januari 2020. Kunjungan Mahfud MD meninjau situasi keamanan setelah kapal nelayan dan coast guard China memasuki perairan Natuna Utara. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan membeli kapal perang alias fregat dari Denmark dengan kemampuan jelajah jarak jauh. Kapal perang itu dimaksudkan untuk mengamankan perairan terluar, termasuk di sekitar Kepulauan Natuna.

Menko Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan kapal itu akan menunjang operasional Badan Keamanan Laut (Bakamla). 
“Menteri Pertahanan berencana akan beli kapal ocean going sepanjang 143-150 meter, dan dibeli dari galangan kapal di Denmark. Jadi, kapal bisa menjelajah dengan cakupan jauh dan bebas sekelas fregat,” ujar Luhut , Jumat 17 Januari 2020.
 
Mengenai rencana mobilisasi nelayan pantura Jawa ke Natuna untuk mendukung sentra kelautan dan perikanan terpadu di sana, Luhut mengatakan implementasi menunggu hasil studi yang kini masih berlangsung.  “Menteri KKP yang akan eksekusi. Studi ini adalah dasarnya."
 
Sebelumnya, setidaknya 50 kapal nelayan Cina yang dikawal kapal penjaga (coastguard) memasuki zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia pada pertengahan Desember 2019. Badan Keamanan Laut dan TNI sempat melakukan pengusiran, tetapi kapal nelayan dan kapal penjaga Cina menolak ke luar dari perairan Indonesia. 
 
Beberapa hari setelah insiden itu Indonesia melayangkan nota protes kepada Cina.  "Indonesia tidak memiliki overlapping jurisdiction [tumpang tindih yurisdiksi] dengan China. Indonesia tidak akan pernah mengakui nine dash-line China karena penarikan garis tersebut bertentangan dengan UNCLOS sebagaimana diputuskan melalui Ruling Tribunal UNCLOS tahun 2016," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI.
 
Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Geng Shuang justru menyatakan memiliki hak kedaulatan dan yurisdiksi atas Kepulauan Nansha dan perairan terkait di dekatnya, termasuk di dalamnya ZEE Indonesia di perairan Natuna. Beijing menyatakan memiliki hak historis di Laut China Selatan dan para nelayan Cina telah lama beraktivitas di perairan terkait di dekat Kepulauan Nansha.

Terakhir, Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD awal pekan ini memastikan bahwa kapal ikan Cina yang masih melintas di perairan Natuna sudah di luar ZEE Indonesia. "Masih melintas, tetapi sudah di luar ZEE kita," kata Mahfud, Selasa 14 Januari 2020.

BISNIS






Usai Bertemu di London, Surya Paloh Kembali Bertemu Luhut di Jakarta

1 jam lalu

Usai Bertemu di London, Surya Paloh Kembali Bertemu Luhut di Jakarta

Politikus NasDem Sugeng Suparwoto mengatakan Surya Paloh diundang Luhut untuk makan siang bersama.


Cost Overrun Kereta Cepat Masih Dibahas dengan Cina, Stafsus Erick Thohir Pastikan Proyek Jalan Terus

6 jam lalu

Cost Overrun Kereta Cepat Masih Dibahas dengan Cina, Stafsus Erick Thohir Pastikan Proyek Jalan Terus

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan proyek kereta Cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan seiring pembahasan cost overrun dengan Cina.


Profil Lengkap Arena Kejuaraan Dunia F1 Powerboat yang Buat Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali

16 jam lalu

Profil Lengkap Arena Kejuaraan Dunia F1 Powerboat yang Buat Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali

Ajang F1 Powerboat menjadi buah bibir karena perhelatan akbar kelas dunia ini semakin mendekati waktu pelaksanaannya. Simak profil lengkapnya.


Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

17 jam lalu

Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 2 Februari 2023 dimulai dari teguran Presiden Jokowi ke Luhut soal Event F1 Powerboat.


Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Gara-gara Event F1 Powerboat: Lebih Bagus di Mandalika

1 hari lalu

Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Gara-gara Event F1 Powerboat: Lebih Bagus di Mandalika

Menteri Luhut bercerita sempat ditegur Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiga kali karena event F1 Powerboat World Championship (F1 H2O).


Luhut Pastikan Masalah Cost Overrun Kereta Cepat Diselesaikan Pekan Depan di Cina

1 hari lalu

Luhut Pastikan Masalah Cost Overrun Kereta Cepat Diselesaikan Pekan Depan di Cina

Luhut Binsar memastikan masalah pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta - Bandung akan diselesaikan pada pekan depan.


Luhut Akan Tingkatkan Pangsa Pasar Kendaraan Listrik 10 Persen

1 hari lalu

Luhut Akan Tingkatkan Pangsa Pasar Kendaraan Listrik 10 Persen

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berencana meningkatkan pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia.


PKB Sebut Maret Jadi Batas Waktu Penentuan Capres-Cawapres Koalisi KIR

2 hari lalu

PKB Sebut Maret Jadi Batas Waktu Penentuan Capres-Cawapres Koalisi KIR

Jazilul Fawaid mengatakan PKB bersama Partai Gerindra punya limitasi untuk menentukan capres dan cawapres pada Maret 2023


Ada Perjanjian Anies Baswedan dengan Prabowo, Gerindra: Bukan Konsumsi Publik

3 hari lalu

Ada Perjanjian Anies Baswedan dengan Prabowo, Gerindra: Bukan Konsumsi Publik

Politikus Gerindra Dasco membenarkan ada dokumen perjanjian antara Anies Baswedan dan Prabowo. Tapi ia menyebut bukan konsumsi publik.


Gesits Bicara soal Insentif Kendaraan Listrik Rp 7 Juta

3 hari lalu

Gesits Bicara soal Insentif Kendaraan Listrik Rp 7 Juta

WIMA, pemegang merek motor listrik Gesits, belum diberi kesempatan berkomunikasi langsung dengan pemerintah mengenai insentif kendaraan listrik.