Helmy Yahya Dipecat Dewan Pengawas TVRI, Rizal Ramli: Payah!

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rizal Ramli. TEMPO/Subekti

    Rizal Ramli. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pengawas TVRI akhirnya resmi memberhentikan Helmy Yahya dari jabatannya sebagai direktur utama lembaga penyiaran publik pelat merah tersebut. Hal itu membuat mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Rizal Ramli jengkel. Sebab, ia menilai kinerja saudara kandung Tantowi Yahya tersebut sudah baik karena memberikan pembaruan bagi TVRI.

    "Helmy bagus, pembaharu, kok malah dipecat ??," ujar melalui akun media sosial Twitter pribadi milik Rizal Ramli @RamliRizal, Jumat, 17 Januari 2020.

    Kemudian menurut Rizal, dengan membuat keputusan memecat Helmy Yahya dari kursi Direktur Utama TVRI, menunjukkan bahwa pemikiran era sekarang sudah terbalik. "Makin kebalik-balik .. gitu kok pidato mau maju ? Payah !," tuturnya.

    Dewan Pengawas TVRI sebelumnya melayangkan surat penonaktifan sementara kepada Helmy Yahya pada 4 Desember 2019. Dewas mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2019 yang berisi penetapan nonaktif sementara Helmy Yahya dan pengangkatan Direktur Teknik TVRI Supriyono sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama TVRI.

    Menanggapi surat keputusan tersebut, Helmy Yahya mengirimkan surat kepada Dewan Pengawas TVRI dan menyatakan bahwa dirinya masih merupakan Direktur Utama TVRI yang sah periode 2017-2022. Ia kala itu menyatakan akan tetap menjalankan tugas.

    Keputusan Dewas TVRI tersebut, membuat Helmy Yahya akan menempuh jalur hukum. "Saya akan melakukan perlawanan hukum," kata Helmy dalam sebuah pesan pendek kepada grup internal perusahaan yang tersebar, Kamis petang, 16 Januari 2020. 

     

    EKO WAHYUDI l FRANCISCA CHRISTY ROSANA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.