Erick Thohir Targetkan Benoa Jadi Pelabuhan Kelas Dunia

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Pesiar Pacific Eden di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, 13 April 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis

    Kapal Pesiar Pacific Eden di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, 13 April 2017. TEMPO/Yohanes Paskalis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir ingin menjadikan Pelabuhan Benoa di Bali sebagai pelabuhan berkelas dunia. Erick Thohir mengatakan bahwa rencana pengembangan pelabuhan Benoa menjadi "world class port" memadukan layanan jasa pelabuhan dan bisnis serta pariwisata.

    "Nantinya Benoa menjadi one stop area yang dilengkapi dengan pusat kesenian, wisata kuliner dan pusat perdagangan UMKM. Juga convention hall, pusat perdagangan dan lainnya," ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020.

    Menurut dia, kapal-kapal pesiar besar yang sandar bila waktu singgahnya hanya sebentar mereka tetap bisa belanja dan juga menikmati kuliner.

    Pelabuhan Benoa juga rencananya selain memiliki area hutan kota, juga dilengkapi terminal energi, industri perikanan dan instalasi pengelolaan air limbah. Tak ketinggalan penataan jalur nelayan dan tempat sandar kapal-kapal nelayan. “Ini akan menggerakkan ekonomi kawasan dengan cepat,” kata Erick.

    Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir meminta Pelindo untuk melakukan survei guna mengetahui dukungan apa yang dibutuhkan oleh para wisatawan yang datang, berapa jumlah wisatawan yang menunggu di Benoa dan berapa jumlah wisatawan yang berkunjung ke pusat-pusat wisata lainnya.

    Pelindo harus membuat nilai tambah untuk masyarakat, misalnya, dengan menjadikan tempat datang kapal pesiar sebagai tempat pertunjukan budaya lokal dan wisata fotografi sehingga semua yang dibuat ini bisa dioptimalkan dan tepat sasaran.

    Bagi Erick Thohir, data yang lengkap menjadi landasan penting dalam membangun sesuatu. Dia juga meminta agar Zona Hutan Kota yang sedang dibuat dapat dipercepat, sehingga wisatawan juga bisa menikmati ekowisata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.