Jalan Tol Jakabaring-Kayuagung Resmi Beroperasi Mulai Februari

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintas di tol trans Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) di Desa Ibul Besar III, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Sejumlah kendaraan melintas di tol trans Sumatera ruas Palembang-Indralaya (Palindra) di Desa Ibul Besar III, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Kamis 18 Oktober 2018. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruas jalan tol Jakabaring-Kayuagung mulai beroperasi awal Februari mendatang. Deputi Pembangunan Jalan Tol Palembang-Kayuagung PT Waskita Sriwijaya Tol, Yusuf Ar Rosadi mengatakan beroperasinya jalan tol ini akan memangkas waktu perjalanan dari Jakabaring, Sumatera Selatan ke Bandar Lampung maupun Pelabuhan Bakauheni.

    Saat ini, ujar Yusuf, tim Badan Pengelola Jalan Tol atau BPJT sedang melakukan uji laik operasi yang diperkirakan memakan waktu dua minggu. "BPJT akan melakukan evaluasi fungsional dan melakukan uji laik operasi untuk tol Jakabaring-Kayuagung terlebih dahulu,” katanya, Kamis, 16 Januari 2020.

    Sebelumnya jalan tol sudah difungsionalkan pada arus mudik Lebaran 2019 serta Natal dan Tahun Baru 2020 lalu. Namun jalan tol ruas Jakabaring-Kayuagung kembali ditutup untuk umum.

    Tol sepanjang 33,5 kilometer itu masih dalam tahap penilaian uji laik operasional oleh BPJT (Badan Pengelola Jalan Tol). Berdasar hasil evaluasi selama fungsional 2019 lalu, pihaknya menekankan fungsional tol berjalan lancar, trafik lalu lintas cukup tinggi dimana rata-rata per hari mencapai 17.000 pengguna jalan tol selama 20 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

    Ia menuturkan, ruas jalan tol yang menjadi bagian dari Tol Trans Sumatra ini sebenarnya sudah 99 persen beres dan rampung untuk kontruksi. Sisanya hanya untuk penambahan pagar pembatas jalan dan lainnya.

    Pihaknya sedang melakukan penyempurnaan aksesoris jalan tol. Ia memastikan apabila diresmikan awal Februari mendatang, masyarakat tetap bisa melintasi gratis tanpa dikenakan biaya hingga pintu tol Kayuagung. “Nanti kami gratiskan dua minggu," ujarnya.

    Untuk pintu tol, ujar Yusuf, akan ada pintu tol sementara di Jakabaring. Adapun pintu tol permanen masih ditutup lantaran ada pengerjaan jembatan Ogan.
    Pintu tol permanen akan terhubung langsung dengan Jalan Lintas Timur Palembang-Indralaya. “Tapi masih dalam tahap pengerjaan. Untuk sementara kami sudah menyiapkan pintu keluar tol di Jakabaring,” katanya.

    Yusuf menuturkan, untuk rest area saat ini masih dalam tahap persiapan lahan. Rest area akan dibangun di KM 345. “Setelah tol ini operasional, kami akan mulai kerjakan rest area,” ujarnya.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.