Kemenhub: Tol Laut Dilengkapi Sistem Pemantau Harga

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Operasional PT Pelayanan Tempuran Emas Tbk atau Temas Line, Teddy Arief Setiawan, mengatakan entitasnya masih beradaptasi dengan sistem order baru di LCS. Temas merupakan salah satu operator swasta yang memenangkan lelang tiga trayek tol laut. "Di voyage pertama mungkin harus ada berbagai penyesuaian," katanya.

    Direktur Utama PT Djakarta Lloyd (persero), Suyoto, mengatakan perusahaannya memaksimalkan operasi di lima trayek. "Rata-rata budget pelayaran setiap trayek sekitar Rp 10 miliar per tahun," tuturnya kepada Tempo.

    Ketua Bidang Organisasi Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo), Trian Yuserma, mengatakan tak banyak anggotanya yang memakai jasa tol laut. Alasan utamanya karena durasi distribusi kapal yang lebih lama dari jenis angkutan lain. Program itu hanya dimanfaatkan pengusaha yang mengirim komoditi dalam jumlah besar, seperti produk pertanian.

    "Sedangkan perusahaan dalam wadah kami lebih bermain ekspress atau pengiriman cepat," ucapnya. "Tapi tol laut itu opsi yang baik untuk logistik di wilayah timur."

    YOHANES PASKALIS PAE DALE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hasil Sensus 2020 yang Menentukan Penentuan Kebijakan Pembangunan

    Akan ada perbedaan pada penyelenggaraan sensus penduduk yang ketujuh di tahun 2020. Hasil Sensus 2020 akan menunjang penentuan kebijakan pembangunan.