DPD Minta Teten Lakukan Pendataan Jumlah UMKM dan Koperasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Sulawesi Barat, Ajbar mengkritik terkait realisasi anggaran Kementerian Koperasi dan UKM. Serapan kementerian ini 94 persen dari total pagu tahun 2019 sebesar Rp 961 miliar.

    Padahal menurutnya, sisa dana tersebut sangat dibutuhkan oleh para UMKM dan koperasi untuk mengembangkan usaha dan peningkatan kualitas produk mereka, serta daya saing produknya.

    "Padahal kalau kita bisa bekerja dengan sangat keras, dana tersebut bisa sangat berguna bagi teman-teman di daerah," kata dia saat rapat koordinasi dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki di DPD RI, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.

    Ajbar juga menyoroti secara khusus terkait program peningkatan daya saing Kementerian Koperasi dan UKM. Anggaran tersebut masih menyisakan Rp44 miliar yang belum terserap.

    Karena itu, ia berharap kepemimpinan Kementerian Koperasi dan UKM dipimpin oleh Teten Masduki menjadi lebih baik dibandingkan dengan yang sebelumnya.

    Dia mengatakan agar Kementerian bisa melakukan pendataan dengan baik mengenai besaran jumlah UMKM dan koperasi yang tersebar di daerah. Agar seluruh program dan bantuan yang diberikan asal pemerintah dapat berjalan dengan baik.  

    Karena kata Ajbar, kerap kali bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat tidak sampai ke UMKM dan koperasi yang ada di daerah, termasuk juga dalam hal penyaluran kredit usaha rakyat (KUR).

    "Fakta menarik di daerah tidak semua menerima bantuan KUR, berapa sih UMKM yang mendapatkan itu? Makanya ke depan datanya harus jelas biar programnya jalan," tuturnya.

    Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengungkapkan realisasi anggaran kementerian yang dinaunginya pada tahun 2019 hanya sebesar 94 persen dari total pagu mencapai Rp 961,4 miliar.

    "Anggaran kita total sekitar 900an miliar dan realisasi sekarang sudah sampai 94 persen," ujarnya di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara