Jokowi Panggil Ketua OJK ke Istana, Bahas Jiwasraya dan Asabri?

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, Kamis 9 Januari 2020. Jokowi mengatakan mengatakan bahwa dubes mengemban amanah konstitusi sebagai duta perdamaian. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo saat Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Kepala Perwakilan Republik Indonesia dengan Kementerian Luar Negeri di Istana Negara, Jakarta, Kamis 9 Januari 2020. Jokowi mengatakan mengatakan bahwa dubes mengemban amanah konstitusi sebagai duta perdamaian. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Joko Widodo atau Jokowi hari ini telah memanggil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso untuk membicarakan sejumlah hal. Salah satu pokok bahasan diduga adalah soal PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau Asabri (Persero).

    Namun, Wimboh enggan menjelaskan detail pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Selasa 14 Januari 2020.. "Enggak secara khusus [bahas Jiwasraya dan Asabri], umum saja," katanya.

    Wimboh juga menolak berkomentar ketika ditanya mengenai dugaan adanya saham gorengan di tubuh Asabri.

    Ia hanya mengatakan bahwa selain soal Asabri, pertemuannya dengan Presiden Jokowi lebih banyak membicarakan hal-hal umum terkait ekonomi dan keuangan.

    Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengonfirmasi bahwa Asabri mengalami penurunan nilai investasi pada portofolio saham seperti yang telah beredar publik.

    Tiko menyatakan Asabri mengalami kerugian dari penurunan nilai saham dan reksa dana sahamnya. Namun, dia belum dapat menyampaikan nilai pasti dari kerugian tersebut.

    Pada 2019, saham-saham yang menjadi portofolio Asabri mengalami penurunan harga saham yang mencapai kurang lebih 90 persen sepanjang tahun berjalan.

    Berdasarkan data keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, ada 14 saham yang masuk ke dalam portofolio Asabri. Namun, Asabri melepas seluruh investasinya di PT Pool Advista Finance Tbk. (POOL), pada Desember 2019. 

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.