BKPM: Indonesia akan Jadi Hub Investasi Abu Dhabi di ASEAN

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahlil Lahadalia tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Bahlil Lahadalia tiba di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 20 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala BPKM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahadalia berjumpa sejumlah CEO dan investor di Emirates Palace Hotel, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA).

    Salah satunya, Chief Executive Officer (CEO) Masdar, Mohamed Jameel Al Ramahi. Masdar adalah perusahaan energi baru terbarukan (EBT) berbasis di Abu Dhabi yang aktif berinvestasi di berbagai negara.

    "Kepada Kepala BKPM, Jameel bilang akan menjadikan Indonesia sebagai hub dari investasinya di Asia Tenggara atau ASEAN," kata Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi Rizal Calvary Marimbo di Abu Dhabi dalam keterangan tertulis pada Senin, 13 Januari 2020.

    Menurut Rizal, selama ini hanya Singapura dan Malaysia yang menjadi tempat transit atau hub dana-dana investasi tanpa batas dari Timur Tengah.

    "Setelah diyakinkan Kepala BKPM, Masdar mau Singapurakan Indonesia."

    Sebagai langkah awal kehadirannya di Indonesia, dia melanjutkan, Masdar akan bermitra dengan cucu usaha PT PLN (Persero), yakni PJB.

    Masdar dan PJB akan membangun PLTS Terapung di Waduk Cirata, Jawa Barat. Pembangkit ini akan menjadi salah satu PLTS terbesar di ASEAN.

    Rizal pun menuturkan Jameel juga berjanji mengajak mitra-mitra dan investor rekanannya dari seluruh dunia untuk masuk ke Indonesia.

    Adapun Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani menuturkan bahwa para investor yang telah berjumpa dengan Kepala BKPM Bahlil sepakat memulai dan meningkatkan investasinya di Indonesia.

    Menurut dia, investasi itu menyusul kian membaiknya kebijakan pemerintah untuk mempercepat realisasi investasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara