Rupiah Terus Menguat, Tembus 13.673 per Dolar AS

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (20/10). Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi menguat 30 poin menjadi Rp. 9.360 - Rp. 9.370 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya. TEMPO/Dinul Mubarok

    Tempat penukaran uang di Jakarta, Selasa (20/10). Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Selasa pagi menguat 30 poin menjadi Rp. 9.360 - Rp. 9.370 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya. TEMPO/Dinul Mubarok

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan masih lanjut menguat ditopang sentimen positif domestik dan global. Rupiah ditutup menguat 99 poin atau 0,72 persen di level Rp 13.673 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 13.772 per dolar AS.

    Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin, 13 Januari 2020 mengatakan, meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah mengakibatkan harga minyak mentah dunia kembali melemah, bahkan menyentuh level terendahnya di 59 dolar per barel, yang berdampak positif bagi rupiah.

    "Kita harus tahu, bahwa saat ini Indonesia merupakan negara net importir minyak di kawasan Asia Tenggara sehingga akan memberi tekanan terhadap mata uang garuda. Saat harga minyak turun, biaya impor komoditas ini akan ikut turun sehingga neraca perdagangan akan semakin terjaga dan ini akan berdampak positif buat mata uang rupiah," ujar Ibrahim.

    Sementara itu, pekan ini pasar juga menanti penandatanganan kesepakatan dagang fase satu antara AS-China. Perang dagang kedua negara yang sudah berlangsung sejak pertengahan 2018 itu diharapkan akan selesai atau setidaknya risiko tereskalasi kembali mengecil.

    Dalam kesepakatan dagang fase satu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa bea masuk sebesar 15 persen terhadap produk impor asal China senilai 120 miliar dolar AS nantinya akan dipangkas menjadi 7,5 persen saja.

    Sementara dari pihak China, Trump menyebut bahwa China akan segera memulai pembelian produk agrikultur asal AS yang jika ditotal akan mencapai 50 miliar dolar AS.

    Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp13.744 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.673 per dolar AS hingga Rp13.744 per dolar AS.

    Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 13.708 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 13.812 per dolar AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.