Begini Profil Irfan Setiaputra Calon Kuat Bos Garuda

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irfan Setiaputra. facebook.com

    Irfan Setiaputra. facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Inti), Irfan Setiaputra, dikabarkan menjadi calon kuat Direktur Utama PT Garuda Indonesia Persero (Tbk). Sumber Tempo menyatakan Irfan akan menggantikan Ari Askhara, Dirut Garuda terdahulu yang tersandung kasus kargo gelap.

    Irfan Setiaputra adalah pria kelahiran Jakarta 24 Oktober 1964. Ia adalah lulusan Sarjana Teknik Informatika ITB dari tahun angkatan 1989. Sejak lulus hingga kini Irfan tercatat telah melanglang buana di sejumlah perusahaan di bidang teknologi informatika.

    Tak hanya perusahaan swasta mulai dari IBM, LinkNet dan Cisco, Irfan juga pernah memimpin perusahaan pelat merah, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT Inti (Persero).

    Pada tahun 2000 Irfan pernah meraih penghargaan IBM STAR of the STARS Award, IBM Professional Achievement Award, dan Best CEO versi majalah SWA.Pada tahun 2000 Irfan pernah meraih penghargaan IBM STAR of the STARS Award, IBM Professional Achievement Award, dan Best CEO versi majalah SWA.

    Lalu pada Maret 2009 Irfan didapuk oleh Menteri BUMN saat itu Sofyan Djalil menjadi Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti). Namanya mencuat setelah tiga tahun menjabat, Irfan mengundurkan diri karena merasa gajinya terlalu kecil dibanding jabatan sebelumnya.

    Dalam perjalanan karir beritkutnya, Irfan pernah memimpin PT Titan Mining Indonesia sepanjang Agustus 2012-Juni 2014. Lalu ia menjadi CEO PT Cipta Kridatama pada Juli 2014 – Mei 2017. Berikutnya, Irfan didapuk sebagai COO ABM Investama Tbk PT (ABMM)sejak Mei 2015 hingga Mei 2016.

    Tak berhenti di situ, Irfan lalu menjadi President Director & CEO Reswara Minergi Hartama pada Mei 2017 hingga  Des 2017. Yang terbaru adalah Irfan menjadi CEO Sigfox Indonesia, yakni pengelola jaringan Internet of Things (IoT) terbesar di dunia sejak Feb 2019 lalu. 

    Ihwal pencalonannya sebagai Dirut Garuda, Tempo telah mengkonfirmasi kabar itu kepada Irfan melalui pesan media sosialnya. Namun hingga berita ini diunggah, pesan tersebut belum direspons.

    Juru Bicara Menteri BUMN, Arya Sinulingga, tidak membenarkan atau menyanggah. Ia hanya menyatakan belum dapat memberikan konfirmasi. "Enggak bisa dikonfirmasi kalau belum (RUPS/rapat umum pemegang saham)," ujar Arya saat dihubungi Tempo.

    Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan sejumlah kriteria yang harus dimiliki calon Direktur Utama Garuda. Yang pasti, menurut dia, calon bos maskapai penerbangan pelat merah itu harus paham manajerial dan visi bisnis perusahaan di masa mendatang. 

    Budi Karya malah menilai latar belakang calon Dirut Garuda tak harus dari bidang penerbangan. "Justru (latar belakang) manajerial. Karena Garuda ini kan enggak ada masalah berkaitan teknis dan pengelolaan dan lain-lain, tapi mungkin akunting, bisnis yang mungkin dan jadi penting,” kata Budi Karya saat meninjau Bandara Dewadaru Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Adapun untuk persoalan teknis dan operasional Garuda, menurut Budi Karya, bisa difokuskan ke direktur masing-masing di mana keduanya harus mengutamakan keselamatan. “Bagi kita direksi ada beberapa, untuk kita yang concern itu di direktur operasi dan direktur teknik," katanya. 

    Menteri Erick Thohir namun hingga akhir pekan lalu belum menyebutkan nama jajaran direksi dan komisaris Garuda tersebut. "Garuda Insya Allah direksinya sudah ada dan jajaran komisarisnya masih minggu depan," ujar Erick di kantornya, Jumat, 10 Januari lalu.

    SWA | ANTARA |  CAESAR AKBAR | FRANCISCA CHRISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.