Taspen Ingatkan Pensiunan Soal Penipuan Bagi-bagi Dividen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taspen berhasil masuk dalam TOP 45 Inovasi Layanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Taspen berhasil masuk dalam TOP 45 Inovasi Layanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Taspen (Persero) atau Tabungan dan Asuransi Pensiun meminta masyarakat khususnya pensiunan dan pegawai ASN agar waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen bagi-bagi deviden dan pemberian tambahan manfaat tabungan hari tua (THT) karena itu modus penipuan.

    Sekretaris Perusahaan PT Taspen (Persero), Muhamad Ali Mansur di Jakarta, Sabtu mengatakan, belakangan ini kembali marak penipuan terhadap nasabah Taspen dengan modus bagi-bagi dividen.

    "Isu mengenai pembagian dividen kepada para pensiunan PNS itu tidak benar. Selain itu, Taspen tidak pernah membebankan biaya atas pelayanan kepada peserta," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu, 11 Januari 2020.

    Apabila ada oknum yang mengatasnamakan Taspen dan menjanjikan hal tersebut, ia menegaskan, maka jelas itu di luar ketentuan sehingga bisa dipastikan penipuan.

    Ali mengatakan saat ini terus melakukan antisipasi karena banyak yang telpon ke call center Taspen perihal hal tersebut (pembagian dividen dan meminta sejumlah biaya), sehingga untuk memitigasi hal tersebut dilakukan edukasi kepada masyarakat.

    Perusahaan mengimbau kepada seluruh pensiunan atau pegawai ASN agar lebih berhati hati. Jika ada yang menelpon dan menjanjikan hal tersebut di atas maka segera diminta menghubungi kantor Taspen terdekat atau konfirmasi ke call center di 1500919.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.